Mengharukan, Pengantin Wanita Meninggal 1 Jam Menjelang Acara Pernikahan

Mengharukan, Pengantin Wanita Meninggal 1 Jam Menjelang Acara Pernikahan
Fana Maphumulo (kiri) dan calon istrinya, Nana Mkhize. (dream)
Jum'at, 11 November 2016 08:54 WIB
DURBAN - Kisah mengharukan ini datang dari Umlazi, Durban, Afrika Selatan. Seorang pengantin wanita meninggal satu jam sebelum acara pernikahan dimulai. Ternyata, sang pengantin wanita pernah bermimpi bahwa dia akan meninggal di hari pernikahannya.

Fana Maphumulo (43) telah menunggu 17 tahun lamanya untuk menikah dengan Nana Mkhize (42). Malang tak dapat ditolak, wanita yang menantikan hari spesial itu meninggal satu jam sebelum upacara pernikahan dimulai. Namun reaksi Fana sangat mengejutkan. Dia menolak untuk membatalkan upacara pernikahan itu.

Kisah ini dimulai ketika pada bulan Oktober, Nana mengatakan kepada Fana bahwa dia telah bermimpi akan meninggal di hari pernikahannya. Tetapi, tak satu pun dari mereka menganggap serius mimpi tersebut.

Mimpi itu ternyata menjadi kenyataan. Satu hari sebelumnya, dia telah dirawat di rumah sakit karena mengeluh merasa lemah.

Ratusan Tamu Sudah Siap

Padahal ratusan tamu sudah datang di Kloof Civic Centre yang sudah dihias dengan indahnya untuk menyaksikan hari besar Nana pada hari Sabtu itu. Akibatnya, Fana, dari Hammersdale, berdiri seorang diri di depan altar dan melanjutkan upacara pernikahannya.

Dia meminta pendeta untuk berdoa sambil meletakkan kedua cincin pernikahan di jarinya. Pasangan ini telah menjalin hubungan selama lebih dari 20 tahun.

Mereka memiliki empat anak dan telah merencanakan pernikahan selama bertahun-tahun. Fana mengatakan rencana pernikahan begitu lama karena mereka tidak punya cukup uang untuk menikah.

Fana berbicara kepada Daily Sun tentang tragedi memilukan yang mulai terungkap pada Jumat. "Saya berbicara kepadanya sore hari itu. Dia terbaring di rumah sakit, tapi dia berjanji dia akan bersama saya pada hari besar kami," kata dia kepada Dailysun.

"Saya juga meneleponnya pada hari Sabtu pagi. Dia tidak menjawab tapi saya tidak berpikir ada hal yang aneh karena kondisinya tidak kritis," lanjut Fana.

Dia berharap istrinya sudah keluar dari rumah sakit sebelum upacara pernikahan dimulai.

"Tapi pada sekitar 09.00, satu jam sebelum pernikahan, saya menerima kabar mengerikan. Saya diberitahu bahwa istri saya telah meninggal. Saya sangat terkejut dan hancur. Saya menangis tapi saya bilang pendeta untuk melanjutkan upacara pernikahan kami," katanya.

Fana mengatakan istrinya sebenarnya sudah meramalkan kematiannya sendiri. "Pada bulan Oktober, dia bermimpi seorang wanita tua memperingatkan dia akan meninggal di hari pernikahannya. Kami tidak menganggapnya serius. Kami tertawa dan bahkan bercanda tentang hal itu,'' ujarnya.

"Kami pikir tidak ada hal buruk bisa terjadi karena kita keluarga yang taat agama," kata Fana.***

loading...
Editor:sanbas
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww