Hiii... Kolor Ijo Berkeliaran, Gadis-gadis dan Ibu Rumah Tangga Jadi Incaran

Hiii... Kolor Ijo Berkeliaran, Gadis-gadis dan Ibu Rumah Tangga Jadi Incaran
ilustrasi
Jum'at, 11 November 2016 22:22 WIB
PANGKALAN BANTENG - Warga Desa Marga Mulya dan Simpang Berambai yang berlokasi di sekitar Simpang Hantu, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kalimantan Tengah sedang resah.

Pasalnya, ada laki-laki misterius yang berkeliaran untuk meneror perempuan.

Lelaki yang kini jadi buruan warga itu kerap mengintip atau memata-matai para ibu rumah tangga dan gadis remaja.

LS (35), ibu rumah tangga (IRT) di Desa Marga Mulya, nyaris menjadi korban. Rabu (9/11) sekitar pukul 03:00 WIB, lelaki tak dikenal mencoba membuka kelambu di jendela kamar LS.

BACA JUGA:

* Bawa Lari Siswi SMP Selama 3 Hari dan Dicabuli, Supir Oplet Diringkus Polisi

* Modus Minta Pijit, Gaek 'Setengah Abad' Ini Cabuli Anak Tirinya Berkali-kali


”Saya lihat kelambu kamar bergoyang, saat saya dekati ternyata ada lelaki bertubuh gempal tanpa baju dan hanya mengenakan celana kolor pendek. Ya refleks saya teriak maling,” ujarnya, Kamis (9/11).

Awalnya, LS mengira pria itu maling. Namun, ada kejanggalan dari aksi pria misterius itu.

Dia tahu bahwa jendela kamarnya berteralis. Tapi, pria itu tidak membawa alat untuk mencongkel pintu atau jendela.

”Dia hanya bawa kayu balok kecil, dan kata tetangga saya, kayu itu diduga ngambil di kandang ayam miliknya,” katanya.

Kecurigaan bahwa kejadian itu bukan bermotif pencurian makin menguat setelah sejumlah warga menceritakan hal serupa.

Bahkan, ada IRT yang didekap orang tak dikenal ketika ditinggal suaminya ronda.

”Dulu pernah juga terjadi yang sampai didekap dan hampir ditindih, Mas. Tapi, kejadian itu sudah lama dan sekarang tiba-tiba muncul kembali. Selain itu belum lama ini ada juga warga yang sering kehilangan celana dalamnya,” ungkap warga yang enggak disebutkan namanya itu.

Hal serupa juga diungkapkan Priyono, tokoh pemuda Desa Marga Mulya.

Kejadian yang oleh masyarakat dikenal sebagai ‘kolor ijo’ itu cukup meresahkan warga.

”Warga resah, dan sebenarnya saya dan teman-teman mencurigai salah satu orang. Namun, karena belum ada bukti, sampai sekarang kami belum berhasil menangkapnya,” katanya. (jpnn)

Editor:wawan k
Sumber:jpnn.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww