Pembangunan Sirkuit Jakabaring Palembang Bakal Ditender

Pembangunan Sirkuit Jakabaring Palembang Bakal Ditender
Pemprov Sumsel merencanakan proses lelang (tender) guna menentukan investor pembangun Sirkuit Jakabaring. Foto : istimewa
Rabu, 09 November 2016 08:05 WIB
PALEMBANG - Keinginan pemerintah membangun sirkuit kelas MotoGP memasuki babak baru. Setidaknya, Pemprov Sumsel merencanakan proses lelang (tender) guna menentukan investor pembangun sirkuit tersebut

Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat ditemui di Pemprov Sumsel, Selasa (8/11/2016). Ia mengatakan minat dari beberapa investor untuk membangun sirkuit MotoGP di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) makin meningkat. 

Beberapa investor melihat langsung lokasi dan memperdalam desain  yang sudah dibuat sebelumnya. Sehingga, Pemprov merencanakan proses tender dalam pembangunan sirkuit. "Mengetahui minat investor ini, maka mungkin sirkuit akan ditenderkan," katanya.

Kata Alex, Pemprov sudah memiliki melakukan pertemuan pada lima sampai enam investor dari beberapa negara yang menyatakan niatannya untuk membangun sirkuit MotoGP tersebut.  Sayangnya, nama-nama dan pihak investor yang berniat tersebut belum bisa dipublish, mengingat tahapan investasi baru akan dimulai. "Nanti kita (Pemprov) beri tahu," janji Gubernur. 

Karena belum mengetahui investor yang akan membangun, Alex juga belum memastikan kapan tahapan pembangunan akan dilaksanakan. Menurutnya, pembangunan akan tetap dilaksanakan sesuai dengan target sampai dengan pelaksanaan laga MotoGP dilakasanakan sebulan setelah Asian Games, 2018. "Tetap optimislah,"ujar Alex.

Sebelumnya, Alex juga mengungkapkan rencana pembangunan sirkuit MotoGP telah disetujui oleh Dorna selaku official MotoGP. Pemprov Sumsel berencana bakal memulai pembangunan pada 2017 mendatang. 

Diperkirakan pembangunan sirkuit akan menelan investasi mencapai 36 Juta euro atau sekitar Rp 520 miliar hanya untuk lintasan. Dalam rancangnya, sirkuit akan memiliki 14 tikungan dengan trek lurus sepanjang 750 meter, "Kecepatan kendaraan bisa 303 km/jam dengan rata-rata kecepatan seluruh trek yang ada 171km/jam," kata Alex. 

Adapun proses pembangunan akan memakan waktu 17 bulan dengan rencana pembangunan sebelumnya 14 bulan. Waktu pelaksanaan pembangunan tersebut sudah termasuk sarana gedung, tribun penonton, dan fasilitas lainnya. "Terpenting yang mendesignnya yang sangat kompeten asal jerman, Herman Tilker," imbuhnya. 

Editor:Kamal Usandi
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww