Media Asing Antusias Indonesia Siapkan Sirkuit MotoGP

Media Asing Antusias Indonesia Siapkan Sirkuit MotoGP
Gambar masterplan Sirkuit Jakabaring garapan desainer Jerman Hermann Tilke yang rencananya bakal digunakan untuk gelaran MotoGP 2018 di Palembang, Sumatera Selatan. Foto/Marca
Minggu, 06 November 2016 09:52 WIB
MADRID - Sepak terjang Indonesia sebagai negara dengan tingkat popularitas MotoGP yang tinggi sudah akui dunia internasional. Tak pelak, ketika wacana penyelenggaraan balap motor kelas tertinggi di Tanah Air menghangat, media asing langsung ramai mengabarkannya.

Seperti diketahui, dalam dua pekan terakhir, wacana penyelenggaraan MotoGP di Indonesia kembali merebak. Penyebabnya, perwakilan Indonesia sudah menemui Dorna Sports untuk menyampaikan master plan sirkuit yang bakal digunakan.

Lokasi balapan yang semula direncanakan di Sentul, Jawa Barat, dipindah ke Palembang, Sumatera Selatan. Untuk itu, perwakilan daerah yang dalam hal ini Gubernur Sumsel Alex Noerdin, menemui Carmelo Ezpeleta di Sirkuit Internasional Sepang, yang tengah menyelenggarakan Grand Prix MotoGP Malaysia pekan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Alex Noerdin yang didampingi perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan wakil Hermann Tilke selaku desainer calon sirkuit Indonesia, Ulrich Merres, bertemu Dorna untuk membahas proyek sirkuit MotoGP di Sumatera nanti. Singkat kata, perwakilan Indonesia memberi tahu gambaran sirkuit baru nanti kepada sang promotor.

Media asing pun ramai-ramai memberitakannya. Seperti dilansir Marca, mereka mengklaim langkah Indonesia sudah lebih maju dari China.

"Kedatangan MotoGP di Indonesia dalam waktu dekat, yang kemungkinan pada 2018, sudah satu naik satu tahap. Dan bukan di sana saja. Ada banyak rencana membawa kejuaraan dunia ke China, tapi tidak ada langkah nyata. Tidak ada sirkuit (di China) sampai sekarang," tulis media yang berbasis di Madrid, Spanyol.

Sirkuit Jakabaring, begitulah rencana namanya, akan punya panjang 4.310 meter. Ada sembilan tikungan ke kiri dan lima ke kanan, di mana juga punya trek lurus yang berakhir dengan tikungan hairpin, mirip Sirkuit Sepang.

Rencananya, konstruksi akan mulai digarap tahun depan. Sirkuit yang bakal mengobati kerinduan menyaksikan Grand Prix Indonesia lagi sejak terakhir 1997, ditaksir memakan biaya sekitar 32 juta dolar atau setara dengan Rp 420 miliar. Alex Noerdin menegaskan, biaya nantinya akan murni dari investasi pihak swasta. 

Editor:Kamal Usandi
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww