Erdogan Balas Kritik Kanselir Jerman: Anda Membantu Teror!

Erdogan Balas Kritik Kanselir Jerman: Anda Membantu Teror!
Presiden Turki Tayyip Erdogan. [Istimewa]
Jum'at, 04 November 2016 09:28 WIB
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membalas kritik Kanselir Jerman Angela Merkel perihal tindakan keras Turki terhadap pers. Erdogan membalas dengan mengkritik balik bahwa Jerman membantu teror karena melindungi kelompok Kurdi, PKK.

Merkel semula mengkritik keras tindakan Ankara yang menangkapi wartawan Chumhuriyet, yang dianggap terkait gerakan Gulenist—sebuah gerakan yang dipimpin Fethullah Gulen—ulama Turki yang dituduh Erdogan ikut mendalangi upaya kudeta di Turki. 

”Bagi saya dan seluruh pemerintah, sangat mengkhawatirkan bahwa kebebasan pers dan pidato sedang dibatasi, lagi dan lagi,” kritik Merkel selama konferensi pers bersama dengan Presiden Swiss Johann Schneider-Ammann, hari Rabu.

”Contoh terbaru sudah sangat menyedihkan, ini adalah apa yang terjadi dengan editor dan pemimpin redaksi dari surat kabar Cumhuriyet, dan kami memiliki keraguan yang sangat besar bahwa ini sesuai dengan prinsip-prinsip penegakan hukum,” lanjut Merkel tak lama setelah penangkapan terhadap 13 staf dan eksekutif Cumhuriyet.

Namun, Erdoga tak terima dengan kritik Merkel. Dia balik mengkritik Berlin yang dia tuduh menyediakan perlindungan kepada anggota organisasi ilegal di negaranya, yakni kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

”Anda membantu teror!," balas Erdogan dalam pidato di Ibu Kota Ankara pada hari Kamis, merujuk pada pemimpin Jerman, seperti dikutip Hurriyet, Jumat (4/11/2016). Erdogan mengatakan bahwa Ankara tidak mengharapkan apa-apa dari Berlin. Tapi, dia menekankan bahwa Jerman akan diingat oleh sejarah karena menyembunyikan kelompok teror.

Erdogan mengungkapkan keprihatinan pada Jerman yang dia tuduh melindungi anggota organisasi teroris seperti PKK dan Partai Pembebasan Rakyat Revolusioner (DHKP-C). “Teror seperti kalajengking dan akan menggigit orang, yang membawanya,” ujar Erdogan. Menurutnya, tindakan Jerman akan jadi bumerang. 

Editor:Kamal Usandi
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww