Biasakan Shalat Dhuha Setiap Hari, Ini Keajaibannya

Biasakan Shalat Dhuha Setiap Hari, Ini Keajaibannya
Ilustrasi. (islampos)
Rabu, 02 November 2016 10:13 WIB
SHALAT dhuha merupakan shalat sunat yang dikerjakan umat Islam di pagi hari atau ketika matahari bergerak meninggi, sekitar pukul 07 hingga 09.

Selain berkhasiat bagi kesehatan jiwa, shalat dhuha juga bermanfaat bagi kesehatan raga. Pasalnya, dalam shalat dhuha terdapat beberapa gerakan yang bisa befungsi sebagai kegiatan olahraga.

Keajaiban dari shalat dhuha ini, diantaranya dijekaskan Dr Ebrahim Kazim—seorang dokter, peneliti, serta direktur dari Trinidad Islamic Academy. Ebrahim menyatakan, “Repeated and regular movements of the body during prayers improve muscle tone and power, tendon strength, joint flexibility and the cardio-vascular reserve.” Gerakan teratur dari shalat menguatkan otot beserta tendonnya, sendi serta berefek luar biasa terhadap sistem kardiovaskular.

Bedanya dengan olahraga biasa adalah memiliki pahala yang luar biasa jika dikerjakan. Seperti yang diriwayatkan Buraidah r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Dalam tubuh manusia terdapat 360 persendian, dan ia wajib bersedekah untuk tiap persendiannya.” Para sahabat bertanya, “Siapa yang sanggup, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ludah dalam masjid yang dipendamnya atau sesuatu yang disingkirkannya dari jalan. Jika ia tidak mampu, maka dua rakaat Dhuha sudah mencukupinya.” (HR Ahmad dan Abu Dawud).

Shalat dhuha tidak hanya berguna untuk mempersiapkan diri menghadapi hari dengan rangkaian gerakan teraturnya, tapi juga menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari. Hal ini sesuai dengan keterangan dr. Ebrahim Kazim tentang shalat, yaitu, “Simultaneously, tension is relieved in the mind due to the spiritual component, assisted by the secretion of enkephalins, endorphins, dynorphins, and others.”

Ada ketegangan yang lenyap karena tubuh secara fisiologis mengelurakan zat-zat seperti enkefalin dan endorphin. Zat ini sejenis morfin,termasuk opiate. Efek keduanya juga tidak berbeda dengan opiate lainnya. Bedanya, zat ini alami, diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol.

Jika barang-barang terlarang macam morfin bisa memberi rasa senang, yang kemudian mengakibatkan ketagihan disertai segala efek negatifnya. Namun, endorphin dan enkefalin ini tidak. Ia memberi rasa bahagia, lega, tenang, rileks, secara alami. Menjadikan seseorang tampak ebih optimis, hangat, menyenangkan, serta seolah menebarkan aura ini kepada lingkungan di sekelilingnya.***

Editor:sanbas
Sumber:islampos.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww