Catatan Harian Ditemukan Suami, Petualangan Seks Pramugari dalam Pesawat dan Hotel Terungkap

Catatan Harian Ditemukan Suami, Petualangan Seks Pramugari dalam Pesawat dan Hotel Terungkap
Ilustrasi pramugari. (dream.co.id)
Sabtu, 15 Oktober 2016 14:30 WIB
JAKARTA - Seorang pramugari menghadapi masalah serius gara-gara sembarangan menulis dalam diary (catatan harian). Sang pramugari ternyata menuliskan petualangan seksnya selama bekerja sebagai awak kabin di maskapai Transavia. 

Diary tersebut ditemukan suaminya yang merupakan warga negara Belanda. Si suami menemukan tulisan mengejutkan itu dalam sebuah komputer.

Ternyata si Istri tak sadar, tulisan yang dibuatnya dan dikirimkan lewat pesan elektronik (email) masih tersimpan di komputer itu. Buku harian itu berbentuk arsip email.

Dalam buku harian tersebut, sang pramugari mengisahkan petualangan seksnya bersama rekan kerjanya di maskapai penerbangan murah tersebut.

Selain itu, buku tersebut juga menceritakan secara rinci aktivitas seksual sang pramugari bersama beberapa pria di dalam pesawat, di bandara transit dan di hotel.

Namun, pramugari dan maskapai dilaporkan mencoba untuk mencegah usaha pria tersebut untuk menjual kisah dalam buku harian itu ke media. Mereka akan menggelar pra-peradilan di Den Haag pada tanggal 24 Oktober.

The Telegraf melaporkan tuntutan pra-peradilan itu diajukan oleh sang pramugari sendiri yang kemudian mendapatkan dukungan dari maskapai tempatnya bekerja.

Pemilik Saham Risau

Pengacara Transavia juga menuntut secara langsung kepada suami pramugari itu. Pihak maskapai sangat mengkhawatirkan koleksi 'percakapan' sang pramugari kepada pihak ketiga melalui email yang kemungkinan akan ikut dipublikasikan oleh suaminya.

Seorang juru bicara Transavia mengatakan kepada Mail Online, "Kami akan memandang kasus ini sangat serius. Sebuah penyelidikan internal telah menunjukkan bahwa keamanan para penumpang sedang dipertaruhkan.

"Pemilik saham menganggap email-email tersebut tidak diinginkan dan tidak bisa diterima (jika sampai tersebar) karena mengganggu kepentingan kami."***

Editor:sanbas
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww