Loading...
Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Anda Mau Menghabiskan Waktu Libur di Pantai, Sebaiknya Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini

Anda Mau Menghabiskan Waktu Libur di Pantai, Sebaiknya Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini
Liburan di pantai
Selasa, 28 Juni 2016 14:27 WIB
PEKANBARU - Liburan panjang lebaran Idul Fitri 1437H tinggal mengitung hari lagi. Biasanya, tak sedikit keluarga yang menghabiskan waktu libur dengan mengunjungi pantai. Nah, agar Anda dan keluarga Anda terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi di pantai, sebaiknya perhatikan hal berikut ini.

Saat liburan di pantai, ada baiknya untuk mencari tahu hal buruk yang sering terjadi di pantai itu. Apakah sering ada serangan ubur-ubur atau ombak yang terlalu besar.

Berikut beberapa hal berbahaya dapat mengakibatkan kematian di pantai sebagaimana dilansir dari Foxnews.

1. Terik matahari

Pantai identik dengan cuaca yang sangat panas. Teriknya matahari bahkan bisa menjadi hal berbahaya bagi seseorang dengan kondisi tubuh yang rentan.

Paparan cahaya matahari ini dapat mengakibatkan denyut nadi yang semakin cepat, kehilangan kesadaran, gelisah, deman, nyeri hingga pernapasan yang pendek.

2. Serangan ikan hiu

Serangan ikan hiu bisa terjadi di wilayah pantai tertentu. Di Amerika Serikat, hal ini sering terjadi yang menyebabkan pengunjung mengalami luka.

Menurut National Geographic, setiap tahun ada sekira 50 sampai 70 serangan hiu yang dapat mengakibatkan 5 sampai 15 kasus kematian di seluruh dunia.

3. Serangan ubur-ubur

Serangan ubur-ubur juga menjadi sesuatu yang berbahaya. Saat suhu air laut meningkat, ubur-ubur cenderung naik ke darat.

Sengatan ubur-ubur dapat mengakibatkan sakit kepala, muntah, kejang otot, alergi, menggigil, demam dan kesulitan bernapas.

4. Rip current (arus balik)

Serangan arus balik gelombang juga dapat menjadi sesuatu yang berbahaya. Serangan arus balik dapat berpotensi kematian jika seseorang yang tengah berenang tidak bisa mengimbangi tubuhnya atau tidak dapat berenang melawan arus. Hal ini dapat terjadi karena rasa panik, takut, kelelahan atau kurang keterampilan berenang.***

Editor : Hermanto Ansam
Kategori : SerbaSerbi

Loading...
www www