PKM Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP

Masyarakat Kanagarian Harau Limapuluh Kota Diberikan Pelatihan Kuliner Halal Berbahan Baku Lokal Berbasis Revolusi Industri 4.0

Masyarakat Kanagarian Harau Limapuluh Kota Diberikan Pelatihan Kuliner Halal Berbahan Baku Lokal Berbasis Revolusi Industri 4.0
Masyarakat Kanagarian Harau Limapuluh Kota Diberikan Pelatihan Kuliner Halal Berbahan Baku Lokal Berbasis Revolusi Industri 4.0 oleh Tim PKM Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, Universitas Negeri Padang (UNP).
Kamis, 01 Oktober 2020 21:02 WIB
LIMAPULUH KOTA - Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nagari Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota diberikan pelatihan kuliner halal berbahan baku lokal berbasis revolusi industri 4.0.

Tujuan pengabdian ini diberikan agar kelompok masyarakat memiliki motivasi, kepercayaan diri serta memiliki pengetahuan dalam mengelola usaha kuliner halal khas Harau dalam rangka menuju pariwisata halal khususnya dibidang kuliner halal berbasis revolusi industri 4.0.

Usaha kuliner yang akan dikelola oleh kelompok PKK ini adalah kantin yang telah didirikan oleh tim pengabdian desa binaan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP pada tahun 2019.

Kelompok ini diberikan pelatihan oleh lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Universitas Negeri Padang (UNP) dengan ketua tim pengabdian yakni Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si, anggota Sari Mustika, S.Pt., M.Si dan Ezi Anggraini, M.Pd.

Ads

Rangkaian kegiatan pelatihan ini diawali dengan pembukaan yang dilaksanakan pada bulan Agustus lalu. Sementara itu, kegiatan pelatihan dimulai pada awal September, dan kegiatan evaluasi pada akhir September 2020.

Kegiatan pengabdian di tahun 2020 ini berfokus pada pengelolaan kantin sebagai tempat masyarakat Harau (khususnya anggota PKK yang bergabung dalam kelompok usaha) dalam rangka peningkatan pendapatan keluarga.

Sedangkan materi-materi yang diberikan saat pelatihan adalah peningkatan wawasan penerapan hygiene dan sanitasi, penggunaan bahan tambahan pangan secara halal dan toyib, inovasi penyajian dan penataan, inovasi pelayanan, manajemen usaha boga, sehingga produk lebih disukai, menarik dan berdaya saing tinggi.

Wali Nagari Harau, Syukriandi, menyatakan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan pelatihan ini. Lebih jauh menurut Syukriandi, melalui pelatihan masyarakat ini sangat bermanfaat sekali dalam rangka peningkatan gerakan ekonomi masyarakat. Selain itu, pelatihan ini secara otomatis juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Tak hanya itu, kegiatan ini juga mendukung pengelolaan potensi wisata yang sudah diresmikan pada tanggal 22 Januari 2016 silam, yang pengelolaannya di bawah kewenangan nagari, ungkapnya.

Syukriadi berharap, setelah pelatihan ini selesai dilaksanakan ke depannya kantin ini mampu menjadi mata pencaharian baru bagi masyarakat, produk yang dijual bisa diperdagangkan kepada konsumen yang berkunjung ke kawasan wisata Harau. Tim pengabdi menyarankan supaya menyajikan menu utama yang dijual di Kantin Nagari Harau ini adalah makanan khas Harau yaitu Rendang Boluk Daun Aka, Goreng Pucuk Kawa, Pongek Lopuk/ Pongek Orau, Karabu Boluk, serta ditambah menu-menu lain hasil kreatifitas masyarakat setempat.

Dalam kegiatan pelatihan ini, tim pengabdian juga menyerahkan beberapa peralatan yang dapat digunakan untuk menjalanlan usaha kantin tersebut diantaraannya etalese kaca, magic com, dispenser, dan alat-alat untuk hidang lainnya. Penyerahan peralatan ini diterima langsung oleh Wali Nagari Harau, Syukriandi dan disaksikan oleh peragkat nagari dan anggota pelatihan. (**)

Editor:Jontra
Kategori:Ragam
wwwwww