Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
14 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
12 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
4
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
12 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
5
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
15 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
12 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Terus Meluas ke Luar China, WHO Prediksi Virus Corona Akan Menjangkiti Seluruh Negara

Terus Meluas ke Luar China, WHO Prediksi Virus Corona Akan Menjangkiti Seluruh Negara
Badan Kesehatan Dunia (WHO) Umumkan kondisi virus corona secara global. (sindonews.com)
Minggu, 23 Februari 2020 08:40 WIB
JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganggap 'waktu hampir habis' menghentikan merebaknya virus corona ke berbagai negara.

Dikutip dari sindonews.com, para ahli kesehatan WHO memprediksi virus corona kemungkinan akan menjangkiti semua negara di dunia.

Mereka juga memperingatkan bahwa semakin lama wabah virus corona terus berlanjut, maka semakin besar risiko pandemi global yang dapat mengancam jutaan jiwa.

''Kita masih berada dalam tahapan dimana usaha pembatasan penyebaran masih bisa dilakukan, tapi kesempatan untuk melakukan hal itu semakin kecil,'' tutur Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus Jumat (21/2), seperti dilansir The NYTimes.

Ia mengatakan, kendati jumlah penderita di luar China masih relatif kecil, ia cemas karena munculnya kasus-kasus di seluruh dunia yang tampaknya tidak ada hubungan yang jelas dengan China.

James Gorie Penulis Buku The China Crisis menulis semakin lama Coronavirus tidak terkendalikan, maka semakin sulit menemukan vaksinnya. Alasannya adalah sederhana namun menghancurkan.

''Virus Covid-19 berkemampuan berubah bentuk dengan cepat, ini dikenal sebagai tingkat mutasi. Saat terjadi mutasi pada virus Covid-19, strain baru virus Covid-19 dapat berkembang dari waktu ke waktu,'' tulis buku tersebut.

Strain baru tersebut akan akrab dengan sistem kekebalan tubuh manusia dan belum asing bagi sistem kekebalan tubuh manusia pada saat yang sama. Proses tersebut adalah logis dan mematikan.

Saat virus tersebut menginfeksi korban, virus mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai sistem kekebalan tubuh manusia. Virus tersebut kemudian bermutasi sehingga menjadi lebih mudah beradaptasi dengan sistem kekebalan tubuh manusia yang baru.

Proses adaptasi semacam itu membuat virus tersebut semakin mematikan. Bahkan, lebih dari 20 jenis novel coronavirus ditemukan pada manusia yang terinfeksi.

Itulah sebabnya dan bagaimana virus Covid-19 berpotensi menjadi lebih menular dan dengan daya mematikan yang lebih tinggi daripada strain yang ada saat ini. Ditambah lagi, dengan masa inkubasi tanpa gejala hingga 24 hari, potensi pandemi menjadi lebih besar dan sudah pasti lebih mematikan.***

Editor : hasan b
Kategori : Ragam

Loading...
www www