Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
2
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
3
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
GoNews Group
13 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
4
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
Peristiwa
14 jam yang lalu
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
5
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
18 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
6
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
10 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Sudah Tembus 2.000, Terinfeksi Lebih 74.000

Kasus Kematian Akibat Virus Corona Sudah Tembus 2.000, Terinfeksi Lebih 74.000
Sejumlah petugas medis menangani pasien virus corona. (int)
Rabu, 19 Februari 2020 12:04 WIB
BEIJING - Jumlah korban tewas akibat terinfeksi virus corona terus bertambah. Hingga Rabu (19/2/2020), kasus kematian akibat Covid-19 ini sudah menembus angka 2.000.

Dikutip dari Republika.co.id, otoritas kesehatan di Provinsi Hubei, China melaporkan 132 kematian baru akibat virus corona pada Rabu (19/2) pagi waktu setempat. Sebelumnya pada Selasa (18/2), China melaporkan total korban meninggal adalah 1.868 jiwa.

Dilansir South China Morning Post, jumlah warga China yang tertular atau terinfeksi juga bertambah menjadi 74.129 kasus. Sekitar 11.200 di antaranya berada dalam kondisi parah atau kritis.

Otoritas kesehatan Hubei juga melaporkan tentang pasien yang sembuh setelah menjalani perawatan. Hingga berita ini ditulis jumlah warga pulih lebih dari 9.100 orang. Peluncuran data terbaru terkait Covid-19 dilakukan hanya beberapa jam setelah Rusia mengumumkan akan melarang semua warga China memasuki wilayahnya.

Pelarangan itu akan mulai diterapkan pada Kamis (20/2). ''Pembatasan itu tidak akan memengaruhi penumpang transit,'' kata otoritas Rusia yang bertanggung jawab atas pencegahan penyebaran Covid-19 dalam sebuah pernyataan pada Selasa (18/2) dikutip laman the Moscow Times. 

Rusia mengatakan bahwa penangguhan itu hanya bersifat sementara. Namun ia tak menjelaskan sampai kapan peraturan tersebut akan diterapkan.

Saat ini Rusia sedang menangani dua kasus Covid-19. Satu warganya yang menumpangi kapal pesiar Diamond Princess juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona. 

Kapal tersebut berada di Yokohama, Jepang. Sejak 5 Februari lalu, seluruh penumpang Diamond Princess dikarantina di atas kapal.

Hal itu dilakukan setelah seorang warga Hong Kong yang turun dari kapal tersebut dinyatakan positif mengidap Covid-19. Hingga saat ini terdapat 542 penumpang Diamond Princess yang positif terinfeksi Covid-19.***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Ragam

Loading...
www www