Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
2
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
3
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
GoNews Group
13 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
4
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
Peristiwa
14 jam yang lalu
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
5
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
18 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
6
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
10 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess

Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess
Kapal pesiar Diamond Princess. (detik.com)
Senin, 17 Februari 2020 07:39 WIB
YOKOHAMA - Hingga kini tercatat sudah 355 penumpang yang terinfeksi virus corona dalam kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Dikutip dari republika.co.id, sebanyak 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai awak kapal mewah tersebut tetap bekerja seperti biasa. Mereka dikabarkan masih dalam kondisi sehat dan memilih menyelesaikan masa karantina yang akan berakhir Rabu (19/2).

''Sejauh ini mereka memilih menyelesaikan masa karantina,'' ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (16/2).

Faiza mengatakan, kini semua WNI yang berada di kapal yang mengangkut 3.600 orang itu dalam kondisi baik dan sehat. ''Kondisi mereka baik dan sehat sembari terus bekerja,'' katanya.

Setiap hari, seluruh penumpang dan awak kapal di kapal pesiar tersebut melakukan pemeriksaan medis untuk pengecekan kondisi jiwa dan raga oleh otoritas kesehatan yang berwenang di Jepang. Hingga kini, di kapal tersebut sudah tercatat 355 orang positif terpapar virus corona baru.

Sejak 5 Februari 2020, kapal tersebut dikarantina karena terdapat satu penumpang dari Hong Kong yang berlabuh positif virus corona. Seiring berjalannya waktu, pejabat terus menemukan infeksi baru di antara para penumpang kapal dan anggota kru. Mereka awalnya dibawa ke rumah sakit Jepang, namun yang lain telah diinfokan untuk tinggal di dalam kabin masing-masing selama periode 14 hari karantina.

Kapal pesiar tersebut tiba di lepas pantai Jepang pada awal Februari. Di dalamnya terdapat 3.600 penumpang dan kru dari lebih dari 50 negara.

Amerika Serikat (AS), Hong Kong dan Kanada berencana mengevakuasi warganya yang berada di kapal tersebut. AS, Kanada, dan Hong Kong mengatakan, warga yang dipulangkan akan menjalani masa karantina dua pekan lagi di negara mereka. ***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Ragam

Loading...
www www