Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
11 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
2
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
3
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
GoNews Group
15 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
4
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
Peristiwa
16 jam yang lalu
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
5
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
20 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
6
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
12 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Non Stop 18 Hari Tangani Pasien Virus Corona, Dokter Xu Hui Meninggal karena Kelelahan

Non Stop 18 Hari Tangani Pasien Virus Corona, Dokter Xu Hui Meninggal karena Kelelahan
Petugas medis menangani pasien virus corona. (detik.com)
Sabtu, 15 Februari 2020 12:03 WIB
BEIJING - Wabah virus corona baru tidak hanya menewaskan mereka yang terinfeksi, tapi juga menyebabkan kematian bagi dokter yang kelelahan menangani para pasien tertular Covid-19 tersebut.

Seperti yang terjadi pada dokter Xu Hui. Dokter berusia 51 tahun itu meninggal dunia setelah non stop (tanpa berhenti) menangani para pasien virus corona.

Dikutip dari detik.com, dokter Xu Hui juga diketahui sebagai wakil kepala Rumah Sakit Obat-obatan Tiongkok Nanjing. Selama masa bertugas, ia bertanggung jawab untuk memimpin tim yang sedang bertugas dalam mengobati pasien virus corona jenis baru.

Menurut laporan Xinhua, ia meninggal secara tak terduga pada pagi hari (7/2/2020) lalu. Diduga penyebabnya memang karena kelelahan bekerja selama berhari-hari tanpa henti.

Menurut sebuah pernyataan rilis yang disebar pada (12/2/2020), hal ini menjadi 'panutan' bagi semua orang yang bertugas.

''Xu memimpin dengan memberi contoh, mendedikasikan dirinya sepenuhnya untuk pekerjaannya, teladan yang sangat baik,'' tulis rilis tersebut, dikutip dari Mothership.

''Kita semua harus belajar darinya, bekerja keras bersama, dan menang dalam pertempuran melawan virus ini,'' tambah rilis itu. ***

Editor : hasan b
Sumber : detik.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www