Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
13 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
2
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
3
Tidur dalam Mobil Terparkir, 3 Mahasiswi Tewas dan 1 Kritis
Internasional
23 jam yang lalu
Tidur dalam Mobil Terparkir, 3 Mahasiswi Tewas dan 1 Kritis
4
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
11 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
5
Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Sebuah Gudang Gegerkan Warga Bukittinggi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Sebuah Gudang Gegerkan Warga Bukittinggi
6
Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejagung Dianggap Sukses Gilas Pamor KPK
Politik
21 jam yang lalu
Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejagung Dianggap Sukses Gilas Pamor KPK

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah
Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, terbakar, Sabtu (18/1/2020) malam. (kompas.com)
Minggu, 19 Januari 2020 16:27 WIB
POLEWALI MANDAR - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ludes dilalap api, Sabtu (18/1/2020) malam. Kebakaran mulai terjadi saat para santri shalat Magrib berjamaah.

Dikutip dari kompas.com, kebakaran hebat ini diduga dipicu hubungan pendek arus listrik dari salah satu ruangan. Api kemudian dengan cepat menyebar dan membakar ruangan lainnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, saat santri sedang melaksanakan shalat Magrib.

Api diketahui bermula dari ruangan kantor, kemudian menyebar atau menjalar ke ruang guru dan laboratorium. Puluhan perangkat komputer dan berkas penting lainnya ludes terbakar.

''Apinya muncul pertama kali dari salah satu ruangan kantor dan merembet ke ruangan lain di sekitarnya. Waktu kejadian semua santri sedang shalat Magrib,'' kata Pembina Ponpes Al-Ihklas Lampoko, Imran Ado.

Ratusan santri yang turun tangan bersama warga melakukan pemadaman secara manual.

Namun, mereka mengalami kesulitan memadamkan api lantaran tak ada sumber air yang cukup dekat dari lokasi.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api baru dapat dikuasai tiga jam kemudian.

Pondok pesantren ini merupakan yang terbesar dan tertua di Polewali Mandar.

Ada sekitar 1.000-an santri yang mondok dan menimba ilmu di pesantren ini. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww