Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
GoNews Group
22 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
2
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
3
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
GoNews Group
24 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
4
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
GoNews Group
8 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
5
Legislator PKS Ingatkan PHK Harus Ikuti Aturan UU Ketenagakerjaan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Legislator PKS Ingatkan PHK Harus Ikuti Aturan UU Ketenagakerjaan
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya
CEO Hint, Kara Goldin. (parade.com)
Rabu, 15 Januari 2020 08:41 WIB
JAKARTA - Banyak calon karyawan berusaha menunjukkan dirinya cerdas dan serba tahu saat wawancara kerja. Padahal, ada perusahaan yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawannya.

Dikutip dari merdeka.com, Kara Goldin, pendiri sekaligus CEO Hint, perusahaan air mineral, termasuk yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawan.

''Saya melihat banyak sekali kandidat yang ingin terlihat jenius dan tahu semua jawaban. Tapi mereka tak mengerti bahwa pimpinan yang hebat tak mencari pelamar yang pintar, kompetitif, tahu segalanya dan selalu ingin mengungguli orang lain,'' papar Goldin seperti dilansir dari CNBC, Selasa (14/1).

Setelah bertahun-tahun bekerja di berbagai perusahaan besar hingga sukses mendirikan perusahaan sendiri, dia mengatakan selalu rendah hati pada apa-apa yang tidak diketahuinya.

Dia lebih memilih orang-orang yang justru berusaha berada di lingkungan di mana banyak orang yang lebih pintar darinya.

Jadi, dia memutuskan untuk tidak merekrut pelamar kerja yang paling pintar di antara yang lain.

''Alasannya adalah seseorang yang tak tertarik menghabiskan waktu bergaul dengan mereka yang lebih pintar tak akan pernah berhasil mengembangkan diri dan bekerja lebih baik,'' ungkap wanita berparas cantik itu.

Menurutnya, ada satu nasehat bijaksana dari Steve Jobs yang menjadi teladannya. Kapanpun orang bertanya nasehatnya tentang bagaimana cara terbaik merekrut pegawai, dia selalu menggunakan nasehat Jobs tersebut.

''Tak masuk akal merekrut orang pintar dan memberi tahu mereka harus melakukan apa. Kita merekrut orang cerdas, justru agar mereka bisa memberitahu kita apa yang harus dilakukannya,'' tandas Goldin.***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www