Pesta Sabu di Asrama Polri, 3 Polisi dan 2 Temannya Ditangkap

Pesta Sabu di Asrama Polri, 3 Polisi dan 2 Temannya Ditangkap
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat (kanan). (kompas.com)
Selasa, 14 Januari 2020 21:15 WIB
AMBON - Tim gabungan dari Ditresnarkoba Polda Maluku dan Reserse Narkoba Polresta Pulau Ambon menangkap tiga anggota polisi dan dua temannya, Senin (13/1/2020) pukul 02.00 WIT.

Mereka ditangkap saat pesta narkoba jenis sabu di asrama Ditsabhara Polda Maluku, kawasan Tantui Ambon.

Dikutip dari kompas.com, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang membenarkan bahwa lokasi pesta sabu yang melibatkan tiga oknum anggota polisi berada dalam asrama Polri.

''Penangkapan lima tersangka ini dilakukan di asrama Polri,'' kata Leo, saat gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolresta Pulau Ambon, Selasa (14/1/2020).

Leo membeberkan penangkapan terhadap tiga anggota Polri, yakni IL alias Ilo, Brigpol EM alias Evan, dan Brigpol AM serta dua orang lainnya, yakni SU dan HL, dilakukan setelah tim gabungan dari Ditresnarkoba Polda Maluku dan Reserse Narkoba Polresta Pulau Ambon membuntuti salah satu tersangka, SU, yang saat itu membeli sabu di Kecamatan Pulau Haruku.

''Kami buntuti sejak Minggu malam dan kami lakukan penggeledahan, pada Senin dini hari pukul 02.00 kami langsung tangkap lima orang yang saat itu memiliki dan menggunakan nakotika jenis sabu,'' ujar dia.

Saat disinggung asrama Polri dijadikan lokasi pesta sabu, Leo mengaku, kelima tersangka itu hanya ingin bersenang-senang.

Dia juga mengakui bahwa dari hasil pemeriksaan, kelima tersangka sudah berulang kali menggelar pesta sabu.

''Mereka hanya ingin bersenang-senang dan pesta sabu di asrama ini baru pertama kali,'' ujar dia.

Menanggapi asrama Polri yang dijadikan lokasi pesta sabu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat menegaskan, lokasi dan tempat mana saja bisa dijadikan sebagai tempat pesta sabu.

''Terkait asrama Polri ini, di mana pun tempat mereka bisa menggunakan itu (pesta sabu) dan kebetulan ada tiga anggota Polri. Jadi di mana saja mereka bisa lakukan itu, bukan hanya di asrama, tapi di mana saja bisa,'' ungkap dia.

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk membongkar siapa pengedar sabu dan jaringannya.

''Kami akan dalami, penjual kami masih dalami, terus masuk jaringan mana, kami masih selidiki,'' kata dia.***

Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww