Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
Politik
23 jam yang lalu
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
3
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
Kesehatan
23 jam yang lalu
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
4
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
5
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
21 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
6
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
21 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona

Iran Tangkap Dubes Inggris, Ini Tuduhan Terhadapnya

Iran Tangkap Dubes Inggris, Ini Tuduhan Terhadapnya
Duta Besar Inggris di Teheran Rob Macaire. (sindonews.com)
Minggu, 12 Januari 2020 20:37 WIB
TEHIRAN - Iran menangkap Rob Macaire, Duta Besar Inggris di Teheran. Macaire dibebaskan beberapa jam kemudian setelah upaya mediasi oleh Kementerian Luar Negeri Iran.

Dikutip dari sindonews.com, Macaire ditangkap karena dituduh mengorganisir aksi demonstrasi mengecam tertembaknya pesawat Ukraina oleh militer Iran.

Menurut laporan media Iran, Tasnim, seperti dilansir Al Arabiya pada Ahad (12/1/2020), Macaire diduga hadir saat aksi demonstrasi di depan Universitas Amir Kabir di Teheran, kemarin dan kemudian ditangkap.

Menurut laporan Tasnim, Macaire akan dipanggil kembali untuk penyelidikan lebih lanjut.

Inggris sejatinya telah mengurangi staf di Kedutaan Besarnya di Iran dan Irak ke tingkat minimum setelah serangan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan komandan militer Iran, Qassem Soleimani.

Seperti diketahui, warga Iran marah kepada pemerintah karena dianggap menutupi kebenaran tentang tragedi pesawat Ukraina.

Iran akhirnya mengakui pesawat penumpang itu ditembak jatuh oleh rudal secara tidak sengaja setelah serangan rudal Iran pada target AS di Irak. Otoritas menyatakan pertahanan udara Iran menembak secara salah saat siaga tinggi setelah serangan ke Irak itu.

Banyak warga Iran mempertanyakan mengapa otoritas tidak menutup bandara Teheran dan ruang udara Iran saat mereka waspada atas pembalasan setelah serangan rudal itu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww