Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
Politik
23 jam yang lalu
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
3
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
Kesehatan
23 jam yang lalu
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
4
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
5
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
21 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
6
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
21 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona

Terjadi di Muara Enim, Harimau Mendadak Lepas Cengkeraman Saat Bertatapan dengan Petani yang Diserangnya

Terjadi di Muara Enim, Harimau Mendadak Lepas Cengkeraman Saat Bertatapan dengan Petani yang Diserangnya
Iustrasi harimau. (dok)
Sabtu, 11 Januari 2020 19:40 WIB
PALEMBANG - Martam (62), seorang petani di Talang Resam, Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Muara Enim, Sumatera Selatan, diserang harimau di kebunnya, Kamis (9/1) sore.

Dikutip dari merdeka.com, lokasi kejadian hanya berjarak hanya sekitar 30 meter dari pemukiman dan 600 meter dari hutan lindung.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat Martialis Puspito menjelaskan, saat mandi, korban merasa kaki kanannya ditahan sesuatu. Spontan dia kaget melihat harimau tepat di belakangnya dan berusaha mencakar pahanya.

Ketika korban menoleh dan bertatapan dengan harimau itu, mendadak harimau itu melepaskan cengkeraman dan duduk di depannya. Merasa aman, korban berlari ke pondok berjarak sekitar 20 meter.

Usai kejadian, korban pulang ke rumahnya di Desa Kota Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Muara Enim. Dia melapor ke kepala desa dan kantor polisi.

''Korban hanya mengalami luka gores sedikit di paha kanan karena waktu kejadian masih terpasang golok. Sarung Golok itu ada bekas cakar harimau,'' ungkap Martialis, Sabtu (11/1).

Sebelum kejadian, kata dia, warga melihat harimau di wilayah Tanjung Laut yang berada tak jauh dari TKP. Kebun itu merupakan penyangga dan berbatasan langsung dengan hutan lindung.

''Jaraknya sangat dekat dengan hutan lindung habitat harimau. Kami imbau petani lebih waspada, hindari ke kebun sendirian dan pada sore hari,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww