24 Perantau Sulsel Tewas di Wamena, 10 Jenazah Sudah Dipulangkan ke Makassar

24 Perantau Sulsel Tewas di Wamena, 10 Jenazah Sudah Dipulangkan ke Makassar
Warga pendatang memadati Bandara Wamena, mereka menunggu giliran untuk dievakuasi. (republika.co.id)
Senin, 30 September 2019 18:01 WIB
JAKARTA - Dari 33 orang tewas akibat kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, Papuan, 24 diantaranya merupakan perantau asal Provisi Sulawesi Selatan. Sepuluh dari 24 warga Sulsel yang tewas itu sudah dipulangkan jenazahnya ke Makassar.

Dikutip dari merdeka.com, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyatakan sangat berduka atas meninggalnya 24 warga Sulsel akibat kerusuhan di Wamena tersebut.

''Kita turut berduka atas meninggalnya beberapa saudara-saudara kita. Saya dapat laporan sekitar 24 orang saat ini meninggal, untuk itu kita ikut berduka,'' kata dia di Makassar, Senin (30/9), dikutip dari Antara.

Menyikapi perkembangan situasi di Wamena, dia menyampaikan bahwa hari ini keadaan perlahan-lahan mulai kondusif. Walau masih ada pengungsi dari Wamena ke Jayapura dan tempat lain.

Dia memantau dan berkoordinasi terkait kondisi Wamena, termasuk apakah warganya akan dipindah kembali ke Makassar.

''Tapi tentu kita berkomunikasi dengan pemerintah setempat dulu, mudah-mudahan kondisi ini semakin baik, semakin kondusif, sehingga masyarakat kita yang ada di Papua bisa lebih tenang,'' katanya.

Ia juga menyampaikan telah ada warga Sulsel yang dipulangkan. Dia dan Kepala Polda Sulsel Inspektur Jenderal Polisi Mas Laupe berencana ke Wamena. Sebelum ke sana, dia telah mengirim tim dari Pemprov, termasuk tim medis dari Dinas Kesehatan. Demikian juga dengan kebutuhan logistik yang saat ini dihimpun.

Abdullah menyampaikan, masih ada warga Sulsel di Wamena, terutama kaum laki-laki. ''Masih bertahan di sana karena mereka masih punya aset untuk dijaga,'' jelasnya.

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi-Selatan, Mansur juga membenarkan, jumlah warga Sulsel yang sudah terdeteksi meninggal dunia di Wamena ada 24 orang. ''Termasuk yang sudah dikirim 10 orang ke Makassar,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

GoSumbar.com Ada Pesan dari Pemimpin Tentara Pembebasan Papua Sebelum Kerusuhan di Wamena, Warga Pendatang Akan Dieksekusi
GoSumbar.com Suaminya ke Pasar Saat Rumah dan Warung Rohena Dibakar Massa di Wamena, Bertemu di Rumah Sakit Sudah Tak Bernyawa
GoSumbar.com Polri Deteksi Rencana Kerusuhan Lanjutan, 6.000 Personel Disiagakan di Wamena
GoSumbar.com Korban Rusuh Wamena, Ketahuan Sembunyi di Rumah Tetangga yang Belum Terbakar, Begini Nasib Abdullah dan Adiknya
GoSumbar.com Tiba di Jakarta Setelah Hercules 10 Kali Transit, Siska: Hati Kami Hancur Tinggalkan Wamena, Kita Tak Bersalah Jadi Korban
GoSumbar.com Gian Merasa Tidak Percaya Ibu dan Adiknya Meninggal Terbakar di Wamena
GoSumbar.com Korban Rusuh Wamena, Erizal Masih Hidup karena Pura-pura Mati, Namun Istri, Anak dan Keponakannya Tewas
GoSumbar.com Cerita Ismail, Bawa 2 Anak Pemilik Rumah Makan Padang Sembunyi di Kandang Babi Sebelum Diselamatkan ke Gereja
GoSumbar.com Jokowi Imbau Warga Pendatang Tidak Keluar dari Wamena
GoSumbar.com Pasca Kerusuhan Renggut 33 Jiwa, Gubernur Papua Jamin Keamanan Seluruh Warga Indonesia di Wamena
GoSumbar.com Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka Kerusuhan Wamena, Anehnya Sebagian Besar dari Luar
GoSumbar.com Mengungsi dari Wamena, 1.300 Perantau Sulsel Sudah di Jayapura, Sebagian Besar Kaum Ibu dan Anak-anak
GoSumbar.com Wagub Sumbar Minta Izin Evakuasi Perantau Minang dari Wamena ke Sentani
GoSumbar.com Sudah Lebih 3.200 Warga Pendatang Dievakuasi dari Wamena, Diangkut Gunakan 2 Pesawat Hercules
GoSumbar.com Sehat Belum Tentu Bugar, Begini Perbedaannya
GoSumbar.com Antisipasi COVID – 19, Smartfren Antisipasi Kenaikan Trafik Data
GoSumbar.com Senang Jadi Soundtrack Film Tersanjung
GoSumbar.com 789.381 Guru Honorer Tak Bisa Digaji Gunakan Dana BOS, PGRI Minta Mendikbud Revisi Juknis
wwwwww