Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
24 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
2
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
Lingkungan
13 jam yang lalu
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
3
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
23 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
4
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
20 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
5
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
22 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Vertigo Bisa Kambuh Saat Tidur, Ini Penyebabnya

Vertigo Bisa Kambuh Saat Tidur, Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (liputan6.com)
Kamis, 13 Juni 2019 11:16 WIB
JAKARTA - Vertigo bisa kambuh kapan dan di mana saja. Bahkan saat berbaring di tempat tidur pun vertigo bisa saja kambuh.

Dikutip dari liputan6.com, dokter spesialis saraf Diorita Dyah Prayanti mengatakan, vertigo muncul saat tidur berkaitan dengan posisi saat tidur.

''Terutama posisi dari kita tidur (berbaring) ke posisi bangun (duduk atau berdiri). Adanya perubahan posisi menjadi penyebab vertigo yang paling sering terjadi,'' jelas Rita, sapaan akrabnya, dalam siaran Live Streaming Radio Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Selasa (11/6/2019).

Gejala serangan vertigo bisa dirasakan hebat bagi seseorang. Seseorang akan merasa seperti berputar-putar dan melayang. Bahkan beberapa orang bisa saja mual dan muntah.

Vertigo tidak dipengaruhi asam lambung. (Kristina-Kokhanova/Shutterstock) Walaupun ada gejala mual dan muntah, vertigo tidak ada terkait dengan naiknya asam lambung.

''Tidak ada hubungannya dengan asam lambung. Kecenderungannya (vertigo) itu bisa karena stres dan kelelahan juga tekanan darah yang rendah,'' ujar Rita yang dokter yang berpraktik di RS Pusat Otak Nasional, Jakarta.

Dalam posisi berbaring saat tidur, ada perubahan kalsium yang terjadi di liang telinga dan rumah siput telinga. Perubahan yang terjadi berupa terlepasnya kristal kalsium karbonat di lapisan saluran telinga bagian dalam.

Gangguan vertigo muncul ketika pecahan-pecahan kristal masuk ke salah satu saluran berisi cairan telinga. Saat kepala bergerak, pecahan kristal akan tersapu sehingga mengirimkan sinyal membingungkan kepada otak. Vertigo pun terjadi. ***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www