Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tenaga Medis Disebut Lari Takut Corona, Mogok lalu Dipecat
GoNews Group
15 jam yang lalu
Tenaga Medis Disebut Lari Takut Corona, Mogok lalu Dipecat
2
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
GoNews Group
14 jam yang lalu
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
3
Tenaga Medis Covid-19 di Papua Tewas Dibedil
GoNews Group
15 jam yang lalu
Tenaga Medis Covid-19 di Papua Tewas Dibedil
4
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
4 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
5
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Pingsan Saat Vertigo Kambuh, Waspadai Kelainan Saraf dan Kelumpuhan Sensorik

Pingsan Saat Vertigo Kambuh, Waspadai Kelainan Saraf dan Kelumpuhan Sensorik
Ilustrasi pusing. (liputan6.com)
Kamis, 13 Juni 2019 11:00 WIB
JAKARTA - Serangan vertigo terkadang membuat penderitanya pingsan. Kenapa bisa demikian?

Dikutip dari liputan6.com, dokter spesialis saraf Diorita Dyah Prayanti menjelaskan, posisi penderita, seperti dari tidur ke duduk mengakibatkan perubahan tekanan darah, sehingga bisa menyebabkan penderita pingsan.

''Posisi dari tidur ke duduk, yang bisa menimbulkan vertigo karena ada perubahan tekanan darah. Apalagi buat penderita dengan kecenderungan tekanan darah rendah. Otomatis kan suplai oksigen ke otak berkurang. Penderita pun bisa sampai pingsan,'' jelas Rita, sapaan akrabnya dalam siaran Live Streaming Radio Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, ditulis Kamis (13/6/2019).

Bagi penderita vertigo sentral yang mengalami pingsan terus setiap kali gejala datang, perlu waspada bila ditemukan kelainan saraf dan kelumpuhan sensorik.

''Ada juga gejala vertigo sentral diiringi baal (mati rasa) di satu sisi tubuh, biasanya hanya di sekitar mulut, gangguan penglihatan ganda-- yang artinya melihat satu benda secara dobel,'' lanjut Rita.

Vertigo yang Sering Terjadi

Gejala vertigo, biasanya penderita merasa berputar-putar, melayang seperti naik kapal. Berdasarkan penyebabnya, vertigo perifer adalah jenis vertigo paling sering terjadi.

Vertigo perifer tersebut disebabkan oleh adanya gangguan pada telinga bagian dalam. Ada kelainan keseimbangan tubuh di telinga.

''Vertigo perifer, serangan vertigonya hebat dalam hitungan detik. Penderita bisa mual muntah dan keringat dingin,'' tambah Rita yang Rita yang dokter yang berpraktik di RS Pusat Otak Nasional, Jakarta.***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www