Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
20 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
2
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
13 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
10 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
Politik
20 jam yang lalu
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
GoNews Group
20 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
GoNews Group
19 jam yang lalu
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Diculik dan Dicabuli 15 Tahun, Setelah Diselamatkan H Malah Minta Dikembalikan ke Celah Batu, Ternyata . . . .

Diculik dan Dicabuli 15 Tahun, Setelah Diselamatkan H Malah Minta Dikembalikan ke Celah Batu, Ternyata . . . .
H berhasil ditemukan dan dikeluarkan dari celah batu, Ahad (5/8). (tribunnews)
Selasa, 07 Agustus 2018 13:31 WIB
TOLITOLI - H yang dilaporkan hilang 15 tahun lalu saat berusia 13 tahun, ditemukan pada Ahad (5/8) di celah batu besar Desa Bajugan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah,

Peristiwa hilangnya H selama 15 tahun dan ditemukan celah batu itu ini membuat keluarganya, polisi dan warga bingung. Sebab, tempat H disembunyikan tersebut terbuka dan tak ada yang menjaga. H bisa saja dengan mudah kabur dari celah batu tersebut dan pulang ke rumah.

Ternyata H malah betah berada di celah batu tersebut. Bahkan saat awal ditemukan, H menolak dibawa keluar. Setelah berhasil dibawa keluar, H malah minta dikembalikan ke celah batu tersebut.

Dikutip dari tribunvideo.com, setelah ditelusuri, ternyata Jago, pria yang disebut-sebut sebagai paranormal di Desa Bajugan, berhasil mendoktrin H.

Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Alqudusy mengatakan, ketika ditemukan dan diselamatkan H dalam kondisi linglung. H terus meminta untuk dikembalikan ke celah batu.

''Kondisi terakhir, H masih linglung dan selalu minta dikembalikan ke gua (sela-sela) batu,'' kata M Iqbal melalui SMS, seperti dikutip dari tribun-Video.com, Minggu.

H baru mau keluar celah batu setelah dibujuk akan diajak ke rumah Jago yang tak jauh lokasinya.

Rupanya, kata Iqbal, berdasarkan keterangan dari Jago, H telah dicuci otaknya. Pelaku yang berprofesi sebagai paranormal mengatakan ada seorang pria tampan yang ingin bertemu dengan H.

Dikatakan Jago kepada H, pria tampan itu bernama Amrin, ia tinggal di atas gunung. Amrin ingin sekali bertemu dengan H.

Karena bujukan Jago, H naik ke lereng gunung. Lokasinya tak jauh dari rumahnya Jago, hanya sekitar 20 meter.

Padahal itu hanya akal-akalan dari Jago untuk mengelabui H.

Menurut Iqbal, akal-akalan itu dilakukan Jago agar bisa menyetubuhi H, sejak gadis itu masih berusia 13 tahun.

''H ini sudah dijadikan budak nafsunya oleh dukun ini. Caranya, H disugesti dengan foto laki-laki yang diberi nama Amrin. Bahwa Amrin ini adalah jin yang menyukai H,'' kata Kapolres Iqbal, Senin (6/8/2018).

Atas doktrin itulah, lanjut Iqbal, H seperti terhipnotis. Tiap pukul 04.00 Wita, H dibawa ke cela batuan dan pukul 19.00 Wita korban dibawa lagi ke rumah milik tersangka.

H mau saja menuruti keinginan sang dukun, termasuk dijadikan budak nafsu. .

Dalam proses penyidikan, tersangka Jago mengaku bahwa nama Amrin itu diciptakan sendiri olehnya. Jago juga mengaku telah menyetubuhi H berulang kali.

Selama 15 tahun, H hanya dibawa ke kedua tempat saja, celah batu dan rumah Jago.

Menurut Iqbal pukul 19.00 Wita H dibawa ke rumah Jago, sekitar pukul 04.00 Wita H dikembalikan lagi ke celah batu.

''Begitu seterusnya selama 15 tahun, sampai akhirnya kita menemukan H di celah batu itu Minggu (5/8/2018) pagi, sekitar pukul 10.15 Wita,'' ujar Iqbal.***

Editor : hasan b
Sumber : tribunvideo.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www