Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
18 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
2
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
15 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
3
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
Politik
11 jam yang lalu
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
4
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
Padang
11 jam yang lalu
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
5
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
GoNews Group
24 jam yang lalu
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Menakjubkan, Bocah Tunanetra di Saudi Mampu Membuat Program Komputer

Menakjubkan, Bocah Tunanetra di Saudi Mampu Membuat Program Komputer
Mazen al-Harby, 12, bocah buta di Arab Saudi yang mampu membuat sejumlah program komputer. (sindonews)
Kamis, 05 Juli 2018 14:39 WIB
RIYADH - Seorang bocah berusia 12 tahun di Saudi Arabia mampu membuat sejumlah program komputer. Yang lebih menakjubkan, bocah cerdas tersebut merupakan penyandang tunanetra (tak bisa melihat).

Dikutip dari sindonews.com, bocah bernama Mazen al-Harby itu telah membuat beberapa program yang dapat diunduh pada sistem operasi dan perangkat lunak komputer, seperti Windows, macOS, dan Hackintosh.

Dia ingin mengejar pendidikan dalam teknologi komputer dan bahasa Inggris. ''Penguasaan Mazen yang luar biasa dalam bahasa Inggris memungkinkannya unggul dalam teknologi komputer. Bekerja dengan perangkat pintar telah menjadi hobi baginya, dan dia selalu memperbaiki perangkat teman-teman dan keluarganya ketika rusak,'' kata ayahnya, Mattar Ibrahim al-Harby, kepada Al Arabiya, semalam (4/7/2018).

Mattar mengatakan, Mazen nyaris tak bergantung pada orang lain dalam menjalankan aktivitasnya.

Dia menggunakan smartphone dengan mikrofon untuk membantunya ketika dia membutuhkannya.

Ketika kepala Universitas al-Qussaim mendengar tentang hobi Mazen, dia menawarkan kepada anak laki-laki itu sebuah ponsel.

Mazen mengatakan, kursus yang dia ambil di pusat untuk orang-orang dengan gangguan penglihatan telah membantunya mempelajari semua yang dia perlu ketahui tentang komputer.

''Saya tidak pernah membiarkan ketidakmampuan saya menghentikan saya. Faktanya, itu adalah motivator yang kuat untuk tetap bekerja,'' ujarnya.

Mazen ingin terus mengembangkan keterampilan komputernya sehingga dia dapat mengerjakan program yang lebih maju.***

Editor : hasan b
Sumber : sindonews.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www