Salero Minang, Restoran Urang Pasisia di Belanda yang Sediakan Paket Buka Puasa ''Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya''

Salero Minang, Restoran Urang Pasisia di Belanda yang Sediakan Paket Buka Puasa Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya
Suasana di Restoran Salero Minang di Den Haag, Belanda. (republika.co.id)
Senin, 21 Mei 2018 08:54 WIB
DEN HAAG - Bila Anda berwisata ke Den Haag, Belanda, jangan khawatir tidak bisa menemukan restoran yang menyediakan makanan halal. Bahkan bagi yang menyukai makanan padang atau makanan dari daerah lainnya di Nusantara, juga ada restoran yang bisa dijadikan pilihan. Salah satu pilihan tersebut adalah Restoran Salero Minang.

Dikutip dari republika.co.d, Pemilik Salero Minang, Erita Mursyid, memang orang Minang asli. Ayahnya orang Batusangkar dan  ibunya orang Pasisia (Pesisir Selatan), Sumatera Barat. Erita kini tinggal di Belanda bersama suaminya, Marko Lubeek --  seorang lelaki asli Belanda yang telah menjadi Muslim bertahun-tahun lalu --  dan anak tunggal mereka.

Pada bulan Ramadhan 1439 H ini, Resto Salero Minang siap melayani para Muslim Traveller dari berbagai negara, khususnya Indonesia. Restoran yang berlokasi di Prins Hendrixstraat 150a, Den Haag itu menyediakan paket menu ifthar (buka puasa).

  Yang menarik, resto itu tidak mematok harga paket buka puasa tersebut. ''Kami menyiapkan paket buka puasa bersama yang kami namakan ‘Makan Secukupnya, Bayar Seikhlasnya’ sejak tanggal 17 Mei sampai 1 Juni 2018,'' kata Erita Mursyid melalui daring  kepada Republika.co.id, Rabu (16/5).

Wanita yang akrab dipanggil Uni Rita itu menambahkan, pihaknya sengaja meluncurkan paket tersebut untuk memudahkan para wisatawan Muslim yang berkunjung ke Belanda menikmati buka puasa menu favorit dan halal.

''Kami menyiapkan menu buka puasa  untuk membantu bagi yang perlu dan sedang berwisata di Belanda pada bulan Ramadhan 1439 H ini. Semoga Allah memberikan keberkahan puasa bagi kita semua,'' papar Erita.

Dalam kesempatan sebelumnya, Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) Priyadi Abadi mengemukakan, ada beberapa kebutuhan dasar Muslim traveller yang harus dipenuhi oleh para travel dan tour leader saat membawa rombongan wisatawan ke negara-negara non-Muslim, misalnya Eropa. ''Salah satunya adalah ketersediaan makanan halal,'' kata Priyadi Abadi beberapa waktu lalu.

Salah satu restoran di Eropa yang menjadi langganan para travel dan tour leader, khususnya saat membawa Muslim traveller adalah Salero Minang di Den Haag, Belanda.

''Salero Minang adalah restoran asli Indonesia milik orang Indonesia. Restoran ini hanya menjual makanan halal. Karena itu, restoran ini sangat cocok bagi para Muslim traveller, khususnya asal Indonesia,'' kata Priyadi Abadi.

Salero Minang dirintis tahun 2005. Mulanya Erita berjualan di event pasar malam di Malieveld, Den Haag.

Baru tahun 2011 Erita secara resmi membuka Restoran Salero Minang di tempat sekarang restoran tersebut berdiri. ''Salero Minang menyediakan menu Nusantara dan masakan Padang. Menu Nusantara digemari orang-orang Belanda,'' kata Erita.

Sedangkan, masakan Padang, kata Erita, disukai orang-orang Indonesia yang tinggal di berbagai negara Eropa dan merupakan penggemar masakan padang. Mereka datang ke Salero Minang khusus untuk menikmati masakan padang. Mereka datang biasanya pada musim liburan anak-anak sekolah.

Selain itu, menu masakan padang juga disukai oleh para Muslim traveller dari Indonesia yang mencari makanan halal saat berwisata ke Eropa, khususnya Belanda. Salero Minang menyediakan menu istimewa berupa rendang, ayam pop, ayam singgalang bakar, dan asam padeh ikan. ''Harga menu Nusantara mulai tujuh euro, sedangkan menu Padang rata-rata 12,5 euro,'' kata Erita yang menamatkan kuliah di Akademi Bahasa Asing (ABA) Padang, Sumatera Barat.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww