Bayi Pertama Lahir dalam 12 Tahun Terakhir di Pulau Terpencil yang Wanita Dilarang Melahirkan

Bayi Pertama Lahir dalam 12 Tahun Terakhir di Pulau Terpencil yang Wanita Dilarang Melahirkan
Ilustrasi bayi. (tempo.co)
Senin, 21 Mei 2018 22:28 WIB
BRASILIA - Seorang wanita melahirkan bayi perempuan di sebuah pulau terpencil di Brasil, Tiny Fernando de Noronha. Bayi tersebut merupakan bayi pertama yang lahir di pulau itu dalam 12 tahun terakhir.

Sebab, pemerintah Brasil melarang perempuan melahirkan di pulau tersebut.

Dikutip dari republika.co.I'd yang melansir the Guardian pada Senin (21/5), wanita lokal telah melanggar aturan terhadap larangan melahirkan di pulau itu. Namun ibu bayi itu mengaku tidak merasakan apa-apa selama kehamilannya.

''Pada Jumat malam saya merasa sakit. Dan ketika pergi ke kamar mandi, saya melihat sesuatu yang turun di antara kedua kaki saya. Saat itulah ayah anak datang dan mengambilnya. Itu bayi, seorang gadis. Saya kaget,'' kata ibu bayi itu.

Bayi perempuan itu menjadi kejutan bagi semua orang. Termasuk orang tua.

''Sang ibu, yang tidak ingin diidentifikasi, bekerja di rumah. Keluarga mengatakan wanita itu tidak sadar akan kehamilannya,'' kata pemerintah pulau itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh surat kabar O Globo.

Tiny Fernando de Noronha merupakan kepulauan yang terkenal dengan pelestarian margasatwa. Pulau ini memiliki populasi lebih dari 3.000 jiwa.

O Globo melaporkan,Tiny Fernando de Noronha tidak mengizinkan kelahiran karena tidak ada bangsal bersalin. Para ibu yang ingin melahirkan, diperintahkan untuk melakukan perjalanan ke daratan, di mana kota besar terdekat adalah Natal, 227 mil (365 km) melintasi lautan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww