Ini Bahayanya Bila Berbuka Puasa 'Balas Dendam'

Ini Bahayanya Bila Berbuka Puasa Balas Dendam
Ilustrasi berbuka puasa. (tribunnews)
Sabtu, 12 Mei 2018 21:19 WIB
JAKARTA - Banyak orang menunaikan ibadah puasa pada siang hari menyantap makanan dalam porsi besar saat berbuka. Ada pula yang sengaja mengonsumsi karbohidrat belebihan saat sahur agar bisa kenyang lebih lama.

Aksi 'balas dendam' ini sebaiknya dihindari, karena sangat membahayakan kesehatan.

Dikutip dari okezone.com, dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. Jovita Amelia, M.Sc,SP.GK mengatakan, sistem berbuka puasa dengan cara 'balas dendam' dapat menyebabkan gangguan pencernaan, mual maupun begah.

Menurutnya, berbuka puasa yang baik dan benar harus diawali dengan minum air putih yang cukup.

Sebaiknya juga hindari makanan yang terlalu manis secara berlebihan, pasalnya perut khususnya lambung tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama satu hari penuh.

Minum air putih dan memakan buah-buahan bisa menjadi rekomendasi yang tepat untuk berbuka puasa.

''Minum air putih dan memakan buah-buahan seperti kurma, jeruk, melon, apel dan lain-lain adalah cara yang tepat untuk berbuka puasa. Setelah berbuka puasa dengan makanan ringan, Anda bisa melanjutkan aktivitas dengan tarawih. Selesai tarawih adalah waktu yang tepat untuk menyantap makanan berat seperti nasi dan lauk pauk,'' tutur Jovita, saat ditemui Okezone dalam acara Halodoc, Sabtu (12/5/2018).

Selain berbuka dengan cara balas dendam, hindari juga mengonsumsi minuman berkarbonasi atau kopi karena akan berdampak pada naiknya asam lambung. Dalam kondisi yang lebih parah, Anda bahkan bisa mengalami gangguan pencernaan.***

loading...
Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww