Pekerja Media dan Industri Kreatif Rawan Depresi, Ini Penyebabnya

Pekerja Media dan Industri Kreatif Rawan Depresi, Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (liputan6.com)
Minggu, 29 April 2018 06:03 WIB
JAKARTA - Pekerja media dan industri kreatif rawan menghadapi masalah kesehatan mental. Demikian hasil temuan Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif (SINDIKASI).

''Beberapa jenis masalah kesehatan mental yang sering dialami pekerja media dan kreatif di antaranya berupa depresi, mental breakdown, stres berat yang semuanya muncul akibat akumulasi masalah yang muncul dalam kondisi kerja,'' ujar Ketua SINDIKASI Ellena Erekahendy di acara Festival Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Gedung Kerta Niaga, kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (28/4/2018), seperti dikutip dari liputan6.com.

Masalah mental yang dialami pekerja juga dikarenakan pola relasi kerja, kultur kerja, dan bisa juga disebabkan manajerial perusahaan yang tidak seimbang.

Persoalan kesehatan mental ini menjadi aspek penting dalam pemenuhan hak keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerja.

Persoalan kesehatan mental ini merupakan keluhan yang kerap diterima SINDIKASI dari para pekerja media dan industri kreatif.

''Hal ini dikarenakan kondisi dan tuntutan kerja para pekerja media dan kreatif berada pada ranah kerja-kerja kognitif dan intelektual sehingga tekanan dan kondisi kerja sangat berdekatan dengan kondisi mental,'' kata Ellena.

Minta Hadirkan Solusi

Ellen mengajak pemerintah dan perusahaan memperhatikan persoalan ini untuk bersama-sama menghadirkan solusi untuk masalah riil yang dihadapi dalam era ekonomi digital ini. 

SINDIKASI juga telah meminta pemangku kebijakan mendefinisikan masalah kesehatan mental pekerja yang masuk dalam jenis penyakit akibat kerja. Dengan harapan diterbitkan kebijakan baru untuk mengatasi persoalan ini.

''Kita mendorong para regulator seperti Kementerian Tenaga Kerja dan BPJS untuk merevisi UU Ketenagakerjaan serta UU K3 agar dapat mengakomodir perlindungan pekerja muda, media dan kreatif di era ekonomi digital ini,'' kata Ellena.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

GoSumbar.com Rasulullah SAW Suruh Umatnya Duduk Saat Buang Air Kecil, Ternyata Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Pria
GoSumbar.com Tradisi Unik, Para Wanita di Pegunungan Himalaya Miliki Beberapa Suami, Ini Sejumlah Alasannya
GoSumbar.com Unik, Wanita Suku Ini Boleh Berganti Suami Setiap Malam
GoSumbar.com Rutinlah Konsumsi Buah Nangka, Ini 8 Khasiatnya bagi Kesehatan, Termasuk Cegah Kanker dan Turunkan Berat Badan
GoSumbar.com Masyarakat Korsel Pilih Pelihara Hewan dari pada Punya Anak, Ini Penyebabnya
GoSumbar.com Tunda Pengobatan Leukimia Demi Bayinya, Brianna Meninggal Bebeberapa Hari Usai Melahirkan
GoSumbar.com Model Supercantik Ini Ternyata Bukan Manusia, Melainkan . . . .
GoSumbar.com Dihujat karena Masih Susui Putranya Berusia 7 Tahun, Begini Jawaban Wanita Ini
GoSumbar.com Cerai dengan Jeff Bezos, MacKenzie Mendadak Jadi Wanita Terkaya di Dunia, Hartanya Rp978,24 Triliun
GoSumbar.com Mengenang Ayah Prabowo Subianto, Sumitro Djojohadikusumo Sang Begawan dan Arsitek Ekonomi Indonesia, Mengubah Struktur Kolonial ke Nasional
GoSumbar.com Tampil Kompak, Prabowo - Sandiaga Dinilai Paling Cocok Pimpin Indonesia
GoSumbar.com Cerai dengan Jeff Bezos, Wanita Ini Bakal Terima Rp967,5 Triliun
GoSumbar.com Beruntunglah Orangtua Memiliki Anak Perempuan, Ini Keutamaannya
GoSumbar.com April Fuller, Mahasiswi Sastra Inggris yang Jadi Muslimah karena Anggap Islam Rasional, Tak Goyah Meski Dituduh Kakeknya Teroris
GoSumbar.com Setelah 25 Tahun Menikah, Wanita Cantik Lulusan Sastra Inggris Ini Putuskan Bercerai dengan Orang Terkaya Dunia
GoSumbar.com Cordoba, Kota Islam Terbesar di Eropa yang Lenyap, Masjid Termegah Berubah Jadi Gereja Katedral
GoSumbar.com Aktor Senior Torro Margens Tutup Usia
GoSumbar.com Kanker Usus Besar Bisa Dicegah, Begini Caranya
wwwwww