Dengan Resep Sederhana, Sekoteng Singapura ini Terjual Hingga 500 Mangkok/hari

Dengan Resep Sederhana, Sekoteng Singapura ini Terjual Hingga 500 Mangkok/hari
Sekoteng Singapura, Sukabumi
Rabu, 07 Maret 2018 15:15 WIB
 SUKABUMI- Cuaca dingin sore hari di Sukabumi sangat tepat dihalau dengan minuman Sekoteng Singapura ini. Meski di warung ini hanya menyediakan minuman, tapi pembelinya membludak. Perharinya mereka mampu menjual hingga 500 mangkok sekoteng.Wow! Luar Biasa.

Mangkok putih berjejer di steling. Penjual mengambil satu persatu bahan didalam toples kaca, kemudian diseduh dan dimasukkan ke dalam mangkok. Isi didalam toples terdiri dari kacang hijau, kolang-kaling, hanyeli, pacar cina, air gula. Selanjutnya di atas isi itu disiram air yang diseduh didalam dandang  besar dengan pilihan air jahe dan pandan wangi. “Ada orang yang suka hangat jahe, ada juga yang suka pandan. Jadi ada dua pilihan rasa,”ungkap Samsul Komar (38) pemilik Sekoteng Singapura kepada Gosumut.com beberapa waktu lalu. Selanjutnya dalam mangkok itu ditambahi susu kental manis dan beberapa potong roti telunjuk.

Sekoteng Singapura ini memang sungguh fenomenal di Sukabumi. Samsul Komar memulai usahanya sejak tahun 2003. “Saya membuat nama Singapura agar mudah diingat orang,”ungkapnya.

Rasa sekoteng ini manis dan hangat, karena disajikan dalam kondisi yang masih panas. Jika rasa jahe, ada sekoteng jahe yang efeknya bisa membuat tubuh terasa lebih hangat. Perporsi sekoteng ini dijual Rp 11 Ribu. Sekoteng Singapura buka sejak pukul 15.00 WIB dan tutup hingga pukul 1 malam.

Editor:Siesie
Kategori:Ragam
wwwwww