Hasil Penelitian, Kepikunan Bisa Diatasi dengan Konsumsi Kunyit

Hasil Penelitian, Kepikunan Bisa Diatasi dengan Konsumsi Kunyit
Kunyit. (int)
Sabtu, 27 Januari 2018 19:32 WIB
JAKARTA - Penelitian yang dilakukan peneliti dari University of California, Los Angeles, mengungkapkan, kurkumin yang terkandung dalam umbi kunyit mampu memperbaiki daya ingat.

Dikutip dari kompas.com, kurkumin pada kunyit ini ternyata berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan.

Kunyit pun telah lama menjadi makanan pokok bagi warga lanjut usia di India. Mungkin karena kebiasaan itu pula, India menjadi negara dengan tingkat penderita alzheimer yang rendah, dan warganya memiliki kinerja kognitif yang lebih baik.

Alzheimer adalah kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku akibat gangguan di dalam otak.

Gangguan ini sifatnya progresif atau perlahan-lahan.

Penelitian ini dilakukan dengan memeriksa efek kunyit pada orang-orang yang menderita kepikunan karena faktor usia.

Menurut Dr Gary Small selaku pemimpin riset ini, cara kerja kurkumin memang belum bisa dipastikan.

''Tapi, mungkin ini terkait dengan kemampuannya untuk mengurangi peradangan otak yang dikaitkan dengan penyakit alzheimer dan depresi,'' ucapnya.

Riset yang diterbitkan dalam the American Journal of Geriatric Psychiatry ini  menggunakan 40 orang yang mengalami kepikunan pada rentang usia usia 50-90 tahun sebagai subyek penelitian.

Setengah dari mereka diberi kurkumin 90 miligram dua kali sehari selama 18 bulan, sedangkan sisanya diberi plasebo alias ''obat palsu'' tanpa khasiat apa pun.

Setelah memantau tingkat kurkumin dalam darah, dan menjalani penilaian kognitif serta pemindaian positron emission tomography (PET) untuk mengamati proses metabolisme tubuh, periset pun mencapai kesimpulan.

Ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi kurcumin melihat peningkatan yang signifikan baik dalam memori maupun suasana hati.

Dalam tes ingatan, orang-orang yang mengonsumsi kurkumin mengalami peningkatan daya ingat sebesar 28 persen selama 18 bulan, dan juga menunjukkan perbaikan ringan dalam keseluruhan emosi mereka.

Para peneliti berencana  melakukan riset lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Mereka juga berharap untuk mengeksplorasi apakah dampaknya bervariasi sesuai dengan usia orang atau risiko genetik mereka terhadap alzheimer.

Kandungan kurkumin dalam kunyit ini juga berpotensi untuk menyembuhkan depresi ringan.

''Hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi kurkumin ini bisa memberi manfaat kognitif yang berarti selama bertahun-tahun," ucap Gary Small.

Berdasarkan data yang dilansir Kementerian Kesehatan RI, estimasi jumlah penderita penyakit alzhemeir di Indonesia pada tahun 2013 mencapai satu juta orang.

Jumlah itu diperkirakan akan meningkat drastis menjadi dua kali lipat pada 2030 dan menjadi 4 juta orang pada 2050.

Apakah data ini pun bisa dikaitkan dengan kebiasaan warga Indonesia mengonsumsi kunyit, yang mungkin belum sebesar India?  Bagian ini tentu memerlukan penelitian tersendiri.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

GoSumbar.com Rasulullah SAW Suruh Umatnya Duduk Saat Buang Air Kecil, Ternyata Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Pria
GoSumbar.com Tradisi Unik, Para Wanita di Pegunungan Himalaya Miliki Beberapa Suami, Ini Sejumlah Alasannya
GoSumbar.com Unik, Wanita Suku Ini Boleh Berganti Suami Setiap Malam
GoSumbar.com Rutinlah Konsumsi Buah Nangka, Ini 8 Khasiatnya bagi Kesehatan, Termasuk Cegah Kanker dan Turunkan Berat Badan
GoSumbar.com Masyarakat Korsel Pilih Pelihara Hewan dari pada Punya Anak, Ini Penyebabnya
GoSumbar.com Tunda Pengobatan Leukimia Demi Bayinya, Brianna Meninggal Bebeberapa Hari Usai Melahirkan
GoSumbar.com Model Supercantik Ini Ternyata Bukan Manusia, Melainkan . . . .
GoSumbar.com Dihujat karena Masih Susui Putranya Berusia 7 Tahun, Begini Jawaban Wanita Ini
GoSumbar.com Cerai dengan Jeff Bezos, MacKenzie Mendadak Jadi Wanita Terkaya di Dunia, Hartanya Rp978,24 Triliun
GoSumbar.com Mengenang Ayah Prabowo Subianto, Sumitro Djojohadikusumo Sang Begawan dan Arsitek Ekonomi Indonesia, Mengubah Struktur Kolonial ke Nasional
GoSumbar.com Tampil Kompak, Prabowo - Sandiaga Dinilai Paling Cocok Pimpin Indonesia
GoSumbar.com Cerai dengan Jeff Bezos, Wanita Ini Bakal Terima Rp967,5 Triliun
GoSumbar.com Beruntunglah Orangtua Memiliki Anak Perempuan, Ini Keutamaannya
GoSumbar.com April Fuller, Mahasiswi Sastra Inggris yang Jadi Muslimah karena Anggap Islam Rasional, Tak Goyah Meski Dituduh Kakeknya Teroris
GoSumbar.com Setelah 25 Tahun Menikah, Wanita Cantik Lulusan Sastra Inggris Ini Putuskan Bercerai dengan Orang Terkaya Dunia
GoSumbar.com Cordoba, Kota Islam Terbesar di Eropa yang Lenyap, Masjid Termegah Berubah Jadi Gereja Katedral
GoSumbar.com Aktor Senior Torro Margens Tutup Usia
GoSumbar.com Kanker Usus Besar Bisa Dicegah, Begini Caranya
wwwwww