Ponsel Bisa Sebabkan Kanker Serta Ganggu Kesehatan Mental dan Reproduksi

Ponsel Bisa Sebabkan Kanker Serta Ganggu Kesehatan Mental dan Reproduksi
Ilustrasi. (republika.co.id)
Selasa, 26 Desember 2017 08:14 WIB
JAKARTA - Penggunaan ponsel (telepon seluler) bisa membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak. Departemen Kesehatan California memperingatkan agar menjauhkan ponsel beberapa meter untuk mengurangi paparan radiasi yang membahayakan kesehatan tersebut.

Departemen Kesehatan California juga merilis panduan untuk mengurangi paparan radiasi ponsel di tengah meningkatnya bukti penggunaan telepon seluler dapat dikaitkan dengan kanker, perhatian, kesehatan mental, dan masalah reproduksi.

Ponsel mengirimkan informasi menggunakan sinyal radio frekuensi rendah, yang dapat mengekspos manusia ke radiasi yang tidak sehat, terutama saat streaming atau download file berukuran besar.

Penelitian belum dapat membuktikan secara definitif bahwa radiasi ponsel berbahaya. Namun ada cukup banyak penelitian yang menghubungkan keduanya untuk diwaspadai, terutama untuk anak-anak, menurut siaran pers departemen kesehatan.

Pemberitahuan di seluruh negara bagian datang setelah beberapa kota, termasuk Berkeley dan San Francisco, mengeluarkan peringatan lokal, warganya harus membuat jarak antara telepon dan tubuh mereka.

Radiofrequency (RF) ponsel yang digunakan untuk mengirimkan informasi berada di bagian bawah totem poll radiasi, namun penelitian menunjukkan paparan jarak dekat yang sering terjadi pada ponsel mungkin cukup membahayakan manusia.

''Menjaga telepon langsung di tubuh tidak pernah menjadi ide bagus,'' kata Dr Devra Davis dari Environmental Health Trust, dilansir dari laman Daily Mail.

Faktanya, pembuat ponsel pun turut menyetujuinya. Misalnya Apple, menyertakan pemberitahuan 'paparan RF' di setting iPhone. Tetapi itu juga mencakup saran untuk mengurangi paparan, tidak seperti panduan baru California, dengan menggunakan speakerphone atau aksesori handsfree.

Hal ini begitu mengkhawatirkan karena kebanyakan orang tua tidak menyadari peringatan ini. Mereka juga tidak mengatur paparan anak-anak terhadap ponsel.

Panduan California mencatat, RF dapat lebih mudah menembus masalah otak anak-anak daripada orang dewasa. Paparan juga bisa lebih merusak, dan memiliki efek yang lebih awet terhadap otak yang sedang berkembang. Studi telah menunjukkan bukti bahwa paparan ponsel dapat menyebabkan tumor di otak atau telinga, di mana tubuh sering bersentuhan dengan perangkat.

Meskipun penelitian tentang efek RF pada anak-anak secara khusus cukup langka, banyak ahli psikologi telah memperingatkan penggunaan ponsel dapat dikaitkan dengan perhatian, kesehatan mental, dan tidur remaja yang lebih buruk.

Kurang dari sepekan yang lalu, Prancis melarang ponsel dari sekolah dasar dan menengah. Meskipun tujuan larangan tersebut terutama terkait dengan kesehatan mental, namun mendapat pujian dari para ahli yang khawatir dengan paparan radiasi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww