Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Nasional
21 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
2
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
GoNews Group
10 jam yang lalu
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
3
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
GoNews Group
10 jam yang lalu
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
4
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
GoNews Group
23 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
5
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
Politik
12 jam yang lalu
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
GoNews Group
12 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Kuatkan Bukti, Penyidik Dapat Banyak Informasi dari Polisi Australia Tentang Latar Belakang Jessica

Kuatkan Bukti, Penyidik Dapat Banyak Informasi dari Polisi Australia Tentang Latar Belakang Jessica
Jessica pakai baju tahanan.
Rabu, 03 Februari 2016 15:01 WIB
JAKARTA - Kepolisian Australia memberikan banyak informasi ihwal kasus Wayan Mirna Salihin yang tewas setelah minum kopi di kafe Olivier, mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, 6 Januari 2016 lalu.

"Kami sudah cukup diberikan informasi dan signifikan untuk penyidik menguatkan alat bukti," kata juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Iqbal, di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 3 Februari 2016.

Polda Metro Jaya memang meminta informasi terkait dengan latar belakang Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Namun, Iqbal enggan menjelaskan dengan rinci bagaimana bentuk kerja sama dengan Kepolisian Australia.

Menurut Iqbal, kerja sama tersebut wajar dilakukan sebagai wujud dari police to police cooperation. "Begitu juga kalau ada kasus di Bali dan Jakarta yang menyangkut kewarganegaraan Australia, kami bantu perkaranya," ucapnya.

Mirna dan Jessica saling mengenal dan berteman sejak berkuliah di tempat yang sama yaitu di Billy Blue College of Design, di Sydney, Australia. Polda Metro Jaya membutuhkan informasi dan latar belakang tentang kehidupan keduanya selama di Australia.

Wayan Mirna Salihin, 27 tahun, meninggal seusai minum kopi ala Vietnam di kafe Olivier, mal Grand Indonesia. Saat itu, Mirna sedang bertemu dengan dua temannya, yakni Jessica dan Hani. Tak lama setelah meminum kopinya, Mirna merasa mual hingga muntah-muntah.

Mirna juga mengalami kejang-kejang dan dari mulutnya keluar busa. Mirna akhirnya meninggal di Rumah Sakit Abdi Waluyo. Dari hasil otopsi Laboratoriun Forensik Polri, ditemukan kandungan zat sianida di dalam sampel cairan lambung Mirna. Zat serupa juga ditemukan dalam kopi yang ia minum.***

Editor : sanbas
Sumber : tempo.co
Kategori : Ragam

Loading...
www www