Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
Politik
18 jam yang lalu
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
2
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
9 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
3
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
4
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
18 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
18 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
GoNews Group
15 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Baru Melapor ke Polisi Setelah Beberapa Hari Dianiaya Anggota DPR, Ini Alasan Dita Aditia

Baru Melapor ke Polisi Setelah Beberapa Hari Dianiaya Anggota DPR, Ini Alasan Dita Aditia
Dita Aditia. (tempo.co)
Selasa, 02 Februari 2016 08:45 WIB
JAKARTA - Pendiri Lembaga Bantuan Hukum APIK, Nursyahbani Katjasungkana, mengatakan alasan Dita Aditia melaporkan kasusnya beberapa hari setelah peristiwa pemukulan lantaran Dita harus dirawat di rumah sakit. "Dia dirawat di RS Aini," kata Nursyahbani di kantor LBH APIK Jakarta, pada Senin 1 Februari 2016.

Menurut Nursyahbani, saat dirawat di rumah sakit, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Masinton Pasaribu, yang diduga memukul Dita, sempat menjenguk tenaga ahlinya itu dan bertemu dengan orang tua Dita di sana. Masinton datang setelah ditelepon beberapa kali oleh ibunda dari Dita. Meski menjenguk, tak ada kata maaf terucap dari anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

"Dia datang, transfer uang, dan berjanji enggak akan mengulangi lagi untuk ketiga kalinya," ujarnya. Nursyahbani bahkan mengatakan bahwa pihaknya memiliki rekaman percakapan saat Masinton menjenguk Dita di Rumah Sakit Aini.

Ia mengungkapkan bahwa pihak DPW DKI Jakarta partai NasDem baru mengetahui peristiwa yang dialami Dita, saat kadernya itu menghadiri rapat di kantor NasDem. Menurut Nursyahbani, rapat itu sekitar 29 Januari 2016.

Dita yang mendatangi kantor LBH APIK tampak masih belum pulih benar. Hal ini terlihat dari bola matanya yang masih merah dan bagian di bawah kantung matanya yang masih ada bekas luka.

Saat menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya, Dita sesekali menitikkan air mata. Terutama, ketika ia menceritakan bagaimana ia dipukul oleh Masinton Pasaribu dan dimaki memakai kata-kata kasar olehnya.

Masinton Pasaribu sudah membantah memukul Dita. Menurut dia, Dita terluka lantaran tak sengaja terkena tepisan tenaga ahlinya yang lain, Abraham, saat Dita tiba-tiba menarik setir hingga membuat mobil oleng.***

Editor : sanbas
Sumber : tempo.co
Kategori : Ragam

Loading...
www www