Loading...
Home >  Artikel >  Opini
Opini
Kebodohan dan Pembodohan
Senin, 07 November 2016 12:30 WIB
MASALAH bangsa Indonesia secara nasional masih belum beranjak dari kemiskinan dan kebodohan. Bahasa bukunya tertinggal dalam bidang ekonomi dan tertinggal dalam bidang ilmu pengetahuan. Bahasa pasarnya, sudahlah miskin bodoh pula lagi. Masalah ini dapat dilihat dari indikator, pertama, kualitas pendidikan nasional yang masih bermasalah.
Ahok, Reaksi Umat dan Aksi 411
Senin, 07 November 2016 09:58 WIB
Oleh : Imam Shamsi Ali* Nama Ahok go global. Sejak Ahok menjadi wakil gubernur DKI nama Ahok menjadi populer. Saya pribadi tidak pernah kenal nama Ahok sebelumnya. Tiba-tiba saja nama itu melejit karena menggandeng nama populer, seorang calon presiden RI, yang saat itu masih menjabat sebagai seorang walikota Solo.
Berbeda Pilihan, Salahkah?
Jum'at, 04 November 2016 11:00 WIB
*Munawir Tahir Pesta demokrasi 5 tahunan saat ini sedang dimeriahkan oleh masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Sesuatu yang biasa dinamakan juga “pesta rakyat”. Pesta rakyat dimaksud adalah “pilkada”, pemilihan kepala daerah.
Opini
Mulutmu Harimaumu; Aku Khawatir Gara-gara Ahok
Selasa, 01 November 2016 16:53 WIB
AKU sekeluarga tinggal di kota Pekanbaru Provinsi Riau. Tidak ada kaitan apalagi kepentingan dengan pilihan Gubernur DKI Jakarta. Lalu kenapa aku harus kawatir dengan Ahok. Energi surat Al-maidah membuatku gemetar atas apa yang diucapkan dari mulut Ahok. Entah secara sadar atau tidak, atau karena pintar atau bodohnya Ahok. Aku sungguh respek dengan gebrakan reformasi birokrasi di DKI Jakarta. PNS dipaksa disiplin dan wajib memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Jakarta terlihat rapi dan maju pembangunannya. Meski dalam hati kecilku aku tidak suka - kurang sreg dengan omong kasar dan gaya sok petentang petenteng Ahok.
Pemuda dan Aktor Keindonesiaan
Minggu, 30 Oktober 2016 10:02 WIB
*Fakhrurrazi Wahai pemuda, janganlah engkau pilih hidup ini bagai nyanyian, jangan terpana dengan keindahan yang terpampang di matamu. Jangan pula engkau tak menghiraukan nasib bangsa ini. Kapan kamu akan move on dari tempat hitam menuju lumbung ilmu? Nusantara ini sangat membutuhkan mu.
Refleksi Sumpah Pemuda dan Bahasa Persatuan
Minggu, 30 Oktober 2016 06:36 WIB
BANGSA Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Kemajemukan itu tersusun dan terbangun di atas beragam etnis, suku, budaya, agama, dan sistem nilai. Dengan Semangat persatuan dan kesatuan, pemuda/pemudi Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 mengikrarkan Sumpah Pemuda, dan ini adalah salah satu tonggak pergerakan kemerdekaan Indonesia.Adalah Muhammad Yamin salah satu tokoh yang mendorong Bahasa Indonesia untuk digunakan sebagai bahasa persatuan.
Pemuda dan Sejarahnya
Jum'at, 28 Oktober 2016 13:10 WIB
Tombak perubahan bangsa adalah pemuda. Pemuda yang tidak apatis dengan perubahan bangsa. Sebelum Indonesia merdeka para pemudalah yang menginginkan kemerdekaan itu ada di tangan bangsa Indonesia. Dengan semangat yang berkobar para pemuda terdahulu siap melawan para penjajah.
Opini
Wanita Pertama Ketua DPRD Riau
Rabu, 26 Oktober 2016 19:53 WIB
PROVINSI Riau memiliki Ketua DPRD yang baru. Tidak tanggung-tanggung yang terpilih sebagai ketua lembaga legislatif itu adalah Septina Primawati Rusli. Ia dilantik oleh ketua Pengadilan Tinggi Riau. Ribuan orang menghadiri upacara pelantikan tersebut. Antara lain nampak mantan Gubernur Riau Wan Abu Bakar dan Saleh Djasit. Tampak pula mantan Wakil Gubernur Riau Mambang Mit dan eks Sekda Riau Zaini Ismail. Selain itu hadir juga tokoh-tokoh nasional seperti Wakil MUI pusat T. Zulkarnaen dan pengurus Golkar pusat Nurdin Halid. Yang menarik, tampilnya Septina merupakan perempuan pertama yang menjadi Ketua Legislatif Riau. Ia terpilih mewakili Partai Golkar yang berhasil meraih suara mayoritas di legislatif.
Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) adalah salah satu produk hukum Indonesia yang diundangkan pada tanggal 30 April 2008 dan mulai berlaku dua tahun setelah diundangkan. Undang-undang yang terdiri dari 64 pasal ini pada intinya memberikan kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses informasi publik kecuali beberapa informasi tertentu.
Bangkitnya Ilmu Pengetahuan Islam dari Aceh
Sabtu, 22 Oktober 2016 10:22 WIB
Oleh Fakhrurrazi * Aceh identik sebutannya dengan Serambi Mekkah, dengan beragam argumen yang diutarakan, bagaimana tidak jika kita lacak peradaban intelektualitas manusia di Aceh. Aceh adalah wilayah pertama yang menjadi pusat perkembangan tradisi intelektualitas Islam. Di Aceh pula wacana intelektual Islam di Nusantara mulai menemukan bentuknya, dengan munculnya ulama yang produktif menghasilkan karya-karya mereka seperti Hamzah Al Fansuri, Syamsuddin As Sumatrani, Nuruddin Ar Raniry dan Abdurrauf As Singkili. 
''WAHAI orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin; sebagian mereka adalah pemimpin-pemimpin dari yang sebagian. Dan barangsiapa yang menjadikan mereka pemimpin di antara kamu, maka sesungguhnya dia itu telah tergolong dari mereka. Sesungguhnya Allah tidaklah akan memberi petunjuk kepada kaum yang zalim,” (QS. Al-Maidah: 51).
Beking Hukum, Tetap jadi Rahasia Umum?
Jum'at, 21 Oktober 2016 10:22 WIB
Adegan pelajar yang melanggar lalu lintas dan mengaku anak jenderal kepada aparat lalu lintas beberapa waktu silam mengindikasikan bahwa masih berkembangnya perbekingan di masyarakat kita. Hal ini memberi tanda tanya besar kepada kita tentang budaya kurang baik yang telah menjadi kebiasaan, istilahnya asal ada saudara, semuanya lancar.
Opini
Kontroversi Pengangkatan Jonan dan Arcandra
Selasa, 18 Oktober 2016 20:00 WIB
PENGANGKATAN Jonan dan Arcandra sebagai Menteri dan Wakil Menteri ESDM menimbulkan banyak kritik. Ternyata keduanya mempunyai persoalan kepegawaian yang tidak tuntas. Jonan sebelumnya adalah Menteri Perhubungan, yang entah apa sebabnya tiba-tibanya diganti. Begitu juga Arcandra Tahar pernah menduduki jabatan Menteri ESDM yang tidak sampai satu bulan. Ternyata ia memiliki dwi kewarganegaraan yakni Indonesia dan Amerika Serikat. Bahkan ia pernah mengucapkan sumpah setia pada Negara Amerika Serikat.
(Catatan Perjalanan Dua Negara)
Arab Saudi VS Amerika Serikat
Senin, 17 Oktober 2016 13:21 WIB
SIAPA yang tak kenal negara Amerika Serikat, negara yang mendapat sebutan super power. Dengan kemajuan ekonomi, teknologi dan peradaban dengan gaya baratnya.
Opini
POLITIK anggaran atau juga disebut kebijakan anggaran ialah kebijakan yang digunakan pemerintah untuk mengelola/mengarahkan perekonomian ke kondisi yang lebih baik atau yang diinginkan dengan cara mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah.
Mungkinkah Pilkada Tanpa Dusta?
Kamis, 13 Oktober 2016 10:21 WIB
JANJI-JANJI - dan angin surga ketika kampanye pilkada maupun caleg, bukan rahasia lagi. Namun sampai saat ini belum ada resep yang ampuh menangkal janji-janji tersebut. Padahal janji adalah hutang yang mengingkari janji menurut Islam berdosa.
Opini
Mempertahankan Marwah Integritas Para Senator
Minggu, 09 Oktober 2016 20:57 WIB
NUANSA huru hara yang sarat gesekan politis dalam memperebutkan posisi Ketua DPD RI pasca ''pemberhentian paksa'' Irman Gusman yang ''dikebut'' dalam waktu yang kilat kembali menggeliat. Padahal, keputusan pemberhentian paksa tersebut masih menuai pro kontra, Irman Gusman pun sedang melalui proses pra-pengadilan yang sedianya baru akan mulai sidangnya pada tanggal 18 Oktober 2016 yang nanti. Alih-alih menunggu ketentuan proses hUkum yang tetap, justru proses pemilihan semakin dikebut, pembahasan untuk memilih pimpinan baru DPD yang mewakili wilayah barat saja dilaksanakan ''super-kebut'' pada hari Selasa, 11 Oktober nanti, tepat satu minggu sebelum sidang pra-peradilan Irman Gusman digelar. 
Membaca Tafsir Almaidah Ayat 51
Sabtu, 08 Oktober 2016 00:06 WIB
HARI- hari ini publik di Tanah Air dihadirkan dengan polemik tentang makna yang tersimpan di dalam al-Qur’an surat al-Maidah ayat 51. Biasanya sebagian kelompok menggunakan ayat ini secara “politis” untuk mengharamkan kepemimpinan non-muslim. Apalagi di saat musim pemilihan kepala daerah, ayat ini makin populer digemakan di masjid-masjid dan forum-forum keagamaan lainnya. Apa sebenarnya makna yang terkandung di dalam ayat tersebut?
Opini
Perpaduan Budaya Masa Lalu dan Kini di Melaka
Jum'at, 07 Oktober 2016 22:08 WIB
MELAKA merupakan pusat pariwisata Malaysia. Berbagai peristiwa yang berkaitan dengan pelancongan, diawali dari Melaka. Berdasarkan sejarah yang hingga kini jadi kebanggaan Malaysia, kemajemukan masyarakat setempat merupakan embrio turisme. Lebih dari 450 tahun, Malaysia dijajah bangsa Portugis. Selain itu, Melaka diduduki berbagai bangsa seperti Inggris, Belanda, Jepang, Cina, Jawa, Aceh dan Sriwijaya. Dengan demikian tidak heran, dibalik keragaman budaya dan adat istiadat Melaka menjadi pusat kebudayaan Malaysia yang terbesar. Berbagai tradisi yang berkaitan dengan kultur di Melaka menjadi bukti sejarah. Bahwa Melaka sudah sejak lama punya daya tarik historis dengan kemajemukan adat dan kehidupan sosial.
Opini
Hijrah, Berislam Kaffah!
Kamis, 06 Oktober 2016 23:14 WIB
RESOLUSI apa yang telah kita rancang untuk tahun baru hijrah kali ini? pertanyaan ini penting untuk kita resapi dan kita jawab. Mengingat bahwa semakin tahun, kondisi bangsa  yang berpenduduk mayoritas umat Islam ini bukan semakin membaik. Namun justru sebaliknya, bangsa ini semakin terpuruk, lumpuh dalam berbagai aspek kehidupan. Lantas, apakah banyaknya jumlah umat Islam di bangsa ini tidak mampu memberikan solusi atas berbagai problematika yang melanda? Bukankah umat Islam telah Allah S.w.t. sebut sebagai umat yang terbaik?  Di sinilah, resolusi itu perlu kita rancang untuk kemudian kita pancang sebagai esensi hijrah yang sesungguhnya.
Anjuran Berpolitik dalam Islam
Kamis, 06 Oktober 2016 11:07 WIB
Oleh: Fakhrurrazi * HAWA politik kian makin dekat, dalam hitungan beberapa bulan ke depan Rakyat Aceh akan memilih pemimpin baru melalui mekanisme Pilkada Serentak 2017. Para pendukung masing-masing calon saling mempromosikan kandidatnya. Pola politik yang dimainkan oleh sebagian calon sangat miris, hal tersebut banyak kita temukan di media-media sosial.
Opini
Manfaat dan Mudharat Fly Over
Selasa, 04 Oktober 2016 18:04 WIB
KOTA-kota besar seumpama ibu kota provinsi, sebagian besar membangun Jembatan Layang (fly over) di tengah tengah kotanya. Hal ini bertujuan untuk mencegah macet akibat dari banyaknya kendaraan yang melintas. Oleh karenanya pembangunan jembatan layang itu tentunya diprioritaskan di titik macet pada persimpangan kota.
www www