Home >  Artikel >  Opini
Opini
Opini
Pokir Buat Getir, Reses Bikin Stres
Rabu, 23 November 2016 19:18 WIB
ISTILAH Pokir ( pokok pikiran ) dan Reses yang terdapat di lembaga DPRD berkelok dan berliku dalam prosesnya. Akhirnya timbul istilah yang diplesetlan pokir buat getir, reses bikin stres.
Opini
Pentingnya Budaya Sekolah Bernuansa Lingkungan
Senin, 21 November 2016 10:50 WIB
BUDAYA SEKOLAH adalah nilai-nilai dominan yang didukung oleh sekolah atau falsafah yang menuntun kebijakan sekolah terhadap semua unsur dan komponen sekolah termasuk stakeholders pendidikan, seperti cara melaksanakan pekerjaan di sekolah serta asumsi atau kepercayaan dasar yang dianut oleh personil sekolah.
Opini
BULAN November adalah bulan pahlawan. Hiruk pikuk perayaannya begitu menyita perhatian. Meski tidak seheboh hari kemerdekaan, namun tetap menjadi momen nasional yang diagendakan perayaannya. Beragam acara digelar untuk momen tahunan ini. Mulai dari seremonial berupa upacara ziarah nasional hingga berbagai kegiatan perlombaan  bertemakan kepahlawanan turut mewarnai peringatan hari pahlawan. Pertanyaannya, cukupkah hari pahlawan hanya dimaknai dengan upacara, tabur bunga di makam pahlawan, atau perlombaan-perlombaan dengan simbol bambu runcing semata?
Opini
Pendekatan Modus Vivendi Jokowi
Jum'at, 18 November 2016 19:28 WIB
LANGKAH yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai peristiwa 4 November terbilang unik. Para pengamat menilai langkah Jokowi meredam aksi lanjutan 4 November sangat intensif. 
Opini
Merayakan Perbedaan
Jum'at, 18 November 2016 10:16 WIB
*Moazzam Malik Tujuh puluh satu tahun yang lalu, konstitusi United Nations Educational Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) disahkan. Pada saat itu, dunia sepakat bahwa anak-anak kita tidak akan lagi hidup di dunia yang tidak menghargai perbedaan.
Opini
Trump dan Kecemasan (Berlebihan) Kita
Rabu, 16 November 2016 11:00 WIB
Oleh : Rhenald Kasali KETIKA Rabu siang (9/11) Donald Trump dinyatakan sebagai pemenang pilpres Amerika Serikat (AS), sebagian kita cemas. Lusinan pesan WhatsApp (WA) dan Line masuk ke smartphonesaya. Saya kutipkan beberapa di antaranya yang mungkin juga diterima Anda.
Opini
Trump dan Dilema Jokowi
Selasa, 15 November 2016 12:03 WIB
*Vishnu Juwono Dunia kembali dikejutkan oleh pesta demokrasi di Amerika Serikat yang puncaknya berlangsung pada pemilihan presiden pada 8 November 2016 yang lalu. Kandidat dari Partai Republik, Donald Trump, pengusaha properti dan bekas bintang reality show, terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat ke-45. Dengan sistem penghitungan electoral college, yang pemenangnya ditentukan oleh jumlah total negara bagian yang dimenangi, Trump memperoleh 279 electoral college, sedangkan pesaingnya, Hillary Clinton, 228. Trump menang, meskipun Hillary memenangi jumlah total suara pemilih (47,7%) dibanding Tump (47,4%). Ini gempa politik global dunia kedua setelah peristiwa Brexit, ketika melalui referendum rakyat Inggris di luar dugaan memutuskan keluar dari Uni Eropa pada Juni lalu.
Opini
Ketika Kejujuran Tidak Lagi Berbuah Keadilan
Senin, 14 November 2016 18:11 WIB
Andi Tenri Risky Akhir-akhir ini, sangat nyata dan gamang kita saksikan berbagai problem sosial yang terjadi ditengah-tengah kehidupan masyarakat kita, mulai dari persoalan ketidakadilan, asusila penyelewangan kekuasaan, tindakan kekerasan, hingga perampokan dan perampasan hak-hak rakyat kecil oleh segelintir kelompok yang berkuasa, dan ini pula yang dimaksudkan oleh sebahagian pengamat sosial sebagai bentuk krisis kemanusiaan dan krisis moralitas yang terjadi dalam kehidupan manusia modern.
Opini
Mengintip Kontribusi BUMD Riau
Minggu, 13 November 2016 18:11 WIB
BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD), keberadaaanya memang penuh dinamika. Dari masalah penempatan pegawainya hingga tidak berimbangnya antara penyertaan modal dengan keuntungan yang didapatkan.
Opini
Hari Pahlawan Bukan Sekedar Refleksi
Kamis, 10 November 2016 15:19 WIB
*Ahmad Ikhwan Susilo Barang siapa sungguh menghendaki kemerdekaan buat umum,segenap waktu ia harus siap sedia dan ikhlas buat menderita “kehilangan kemerdekaan diri sendiri” Hampir saban 10 November kita selalu mengibarkan bendera satu tiang penuh. Upacara penghormatan pun dilakukan untuk memperingati hari Pahlawan. Seremonial tahunan ini menjadi satu refleksi bagi kita semua untuk mengenang jasa-jasa besar para pahlawan Indonesia yang dengan ikhlas mengorbankan segenap jiwa dan raga yang dimiliki sampai tetes darah penghabisan. Semua itu demi satu tujuan: Kemerdekaan! Merdeka dari penghisapan, merdeka dari penjajahan, dan merdeka dari penindasan kolonial. Soekarno pernah berkata bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah lupa akan jasa para pahlawannya. Maka dari itu, jangan pernah sekalipun melupakan sejarah. 
Opini
Goyang PPAP-SWAGGER, Potret Generasi Lemah
Rabu, 09 November 2016 12:09 WIB
*Aisyah, SH Hari ini kita akan dianggap kolot apabila kita tidak tahu apa itu PPAP. Lagu dan goyang yang dipopulerkan oleh komedian Jepang, Kazohiko Kosaka yang popular dengan panggilan Piko-Taro. PPAP, atau  singkatan dari Pen-Pineapple-Apple-Pen saat ini menjadi virus yang menjangkiti anak muda Indonesia bahkan mendunia. Virus ini menyebar melalui jejaring sosial, kemudian menjadi viral dan perbincangan di dunia maya. Tidak ada yang istimewa dari lagu ini, lalu mengapa banyak yang menyukainya, membagi disosial media dan bahkan membuat kembali video serupa dengan gayanya masing-masing?
Opini
SOROTAN mata ratusan juta penduduk Indonesia saat ini tersedot tertuju kepada gerakan aksi bela Islam. Kendati demikian kegiatan lembaga- lembaga pemerintahan terus berjalan. Terutama lembaga hukum Komisi Pemberantasan Komisi ( KPK ).
Opini
Mungkinkah Menistakan Agama?
Senin, 07 November 2016 18:42 WIB
Demonstrasi dalam rangka membela Tuhan makin banyak. Hal ini membuat saya bertanya, "Mungkinkah membela agama?". Pertanyaan selanjutnya, "Sebegitu lemahkah Tuhan dan Agama sehingga memerlukan pembelaan dari umatnya? "
Kebodohan dan Pembodohan
Senin, 07 November 2016 12:30 WIB
MASALAH bangsa Indonesia secara nasional masih belum beranjak dari kemiskinan dan kebodohan. Bahasa bukunya tertinggal dalam bidang ekonomi dan tertinggal dalam bidang ilmu pengetahuan. Bahasa pasarnya, sudahlah miskin bodoh pula lagi. Masalah ini dapat dilihat dari indikator, pertama, kualitas pendidikan nasional yang masih bermasalah.
Ahok, Reaksi Umat dan Aksi 411
Senin, 07 November 2016 09:58 WIB
Oleh : Imam Shamsi Ali* Nama Ahok go global. Sejak Ahok menjadi wakil gubernur DKI nama Ahok menjadi populer. Saya pribadi tidak pernah kenal nama Ahok sebelumnya. Tiba-tiba saja nama itu melejit karena menggandeng nama populer, seorang calon presiden RI, yang saat itu masih menjabat sebagai seorang walikota Solo.
Berbeda Pilihan, Salahkah?
Jum'at, 04 November 2016 11:00 WIB
*Munawir Tahir Pesta demokrasi 5 tahunan saat ini sedang dimeriahkan oleh masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Sesuatu yang biasa dinamakan juga “pesta rakyat”. Pesta rakyat dimaksud adalah “pilkada”, pemilihan kepala daerah.
Opini
Mulutmu Harimaumu; Aku Khawatir Gara-gara Ahok
Selasa, 01 November 2016 16:53 WIB
AKU sekeluarga tinggal di kota Pekanbaru Provinsi Riau. Tidak ada kaitan apalagi kepentingan dengan pilihan Gubernur DKI Jakarta. Lalu kenapa aku harus kawatir dengan Ahok. Energi surat Al-maidah membuatku gemetar atas apa yang diucapkan dari mulut Ahok. Entah secara sadar atau tidak, atau karena pintar atau bodohnya Ahok. Aku sungguh respek dengan gebrakan reformasi birokrasi di DKI Jakarta. PNS dipaksa disiplin dan wajib memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Jakarta terlihat rapi dan maju pembangunannya. Meski dalam hati kecilku aku tidak suka - kurang sreg dengan omong kasar dan gaya sok petentang petenteng Ahok.
Pemuda dan Aktor Keindonesiaan
Minggu, 30 Oktober 2016 10:02 WIB
*Fakhrurrazi Wahai pemuda, janganlah engkau pilih hidup ini bagai nyanyian, jangan terpana dengan keindahan yang terpampang di matamu. Jangan pula engkau tak menghiraukan nasib bangsa ini. Kapan kamu akan move on dari tempat hitam menuju lumbung ilmu? Nusantara ini sangat membutuhkan mu.
Refleksi Sumpah Pemuda dan Bahasa Persatuan
Minggu, 30 Oktober 2016 06:36 WIB
BANGSA Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Kemajemukan itu tersusun dan terbangun di atas beragam etnis, suku, budaya, agama, dan sistem nilai. Dengan Semangat persatuan dan kesatuan, pemuda/pemudi Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 mengikrarkan Sumpah Pemuda, dan ini adalah salah satu tonggak pergerakan kemerdekaan Indonesia.Adalah Muhammad Yamin salah satu tokoh yang mendorong Bahasa Indonesia untuk digunakan sebagai bahasa persatuan.
Pemuda dan Sejarahnya
Jum'at, 28 Oktober 2016 13:10 WIB
Tombak perubahan bangsa adalah pemuda. Pemuda yang tidak apatis dengan perubahan bangsa. Sebelum Indonesia merdeka para pemudalah yang menginginkan kemerdekaan itu ada di tangan bangsa Indonesia. Dengan semangat yang berkobar para pemuda terdahulu siap melawan para penjajah.
Opini
Wanita Pertama Ketua DPRD Riau
Rabu, 26 Oktober 2016 19:53 WIB
PROVINSI Riau memiliki Ketua DPRD yang baru. Tidak tanggung-tanggung yang terpilih sebagai ketua lembaga legislatif itu adalah Septina Primawati Rusli. Ia dilantik oleh ketua Pengadilan Tinggi Riau. Ribuan orang menghadiri upacara pelantikan tersebut. Antara lain nampak mantan Gubernur Riau Wan Abu Bakar dan Saleh Djasit. Tampak pula mantan Wakil Gubernur Riau Mambang Mit dan eks Sekda Riau Zaini Ismail. Selain itu hadir juga tokoh-tokoh nasional seperti Wakil MUI pusat T. Zulkarnaen dan pengurus Golkar pusat Nurdin Halid. Yang menarik, tampilnya Septina merupakan perempuan pertama yang menjadi Ketua Legislatif Riau. Ia terpilih mewakili Partai Golkar yang berhasil meraih suara mayoritas di legislatif.
Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) adalah salah satu produk hukum Indonesia yang diundangkan pada tanggal 30 April 2008 dan mulai berlaku dua tahun setelah diundangkan. Undang-undang yang terdiri dari 64 pasal ini pada intinya memberikan kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses informasi publik kecuali beberapa informasi tertentu.
www www