Home >  Artikel >  Opini
Opini
Agar Puasa Tak Sekedar Ritual
Minggu, 13 Mei 2018 19:24 WIB
RAMADAN selalu dinanti. Hamba Allah beriman bersiap-siap untuk menikmatinya. Puasa Ramadan jelas merupakan perintah agama. ''Hai orang beriman, puasalah kamu seperti orang terdahulu, mudah mudahan kalian termasuk kelompok muttaqiin'', (Al Baqarah: 183).
Opini
Harapan Pada Taman Nasional Tesso Nilo
Jum'at, 27 April 2018 09:08 WIB
BERDASARKAN Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam, dinyatakan bahwa taman nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Ternyata, di Provinsi Riau yang pamornya dikenal sebagai wilayah perkebunan sawit ternyata memiliki taman nasional salah satunya yaitu Taman Nasional Tesso Nilo. Taman nasioanal yang biasa disebut dengan TNTN ini ditetapkan pada tahun 2004 dengan luas sekitar 81 ribu hektar. Adapun cakupan wilayahnya berada di dua kabupaten yaitu, Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu. Jika ditelusuri historisnya, asal mula penetapan kawasan Tesso Nilo bermula dari Hutan Produksi Terbatas (HPT) pada tahun 1986. Bahkan sebelumnya diberikan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) sejak tahun 1974 sampai 1979. Lalu, status hutan ini sering berganti dan pernah menjadi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di tahun 1998. Akhirnya pada tahun 2004, status hutan tersebut akhirnya berubah menjadi kawasan konservasi (2004) mengingat kawasan ini aslinya merupakan habitat gajah Sumatera, harimau Sumatera, flora dan fauna lainnya. Sejarah panjang di atas menunjukkan bahwa ternyata masih ada kepedulian para pemangku kepentingan kala itu untuk menjaga hutan yang barangkali menjadi satu-satunya yang tersisa di Provinsi Riau. Berutung, Provinsi yang belum memiliki RTRW ini masih memiliki aset lingkungan untuk masa depan. Akan tetapi, muncul sebuah pertanyaan melihat keadaan TNTN saat ini, ‘apakah benar pengertian taman nasional masih berlaku untuk Tesso Nilo’?
Jangan Lupa Tujuan Beragama
Rabu, 25 April 2018 23:22 WIB
DIAWALI dengan pertanyaan, kenapa kita harus beragama? Jawabannya, karena kehendak Allah. Setelah Allah menciptakan alam semesta ini, sekaligus Allah akan menentukan harus ada makhluk yang akan mengurusnya.
Qiyamat Sebelum Qiyamat
Senin, 16 April 2018 19:38 WIB
DALAM buku ''Kumpulan Khutbah Jumat Pilihan'' ada sebuah judul; Qiyamat Sebelum Qiyamat. Buku itu terbit tahun 2010, karangan Hussein Hamzah. Barangkali tak salah jika kita sebut kembali melalui tulisan ini, karena masih sangat relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Selaku mukmin kita meyakini bahwa qiyamat pasti datang.
Betulkah Indonesia Sulit Maju?
Selasa, 27 Maret 2018 20:27 WIB
KETUA Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono menulis di Harian Kompas (16 Januari 2017). Saya tertarik dengan sebuah kalimat di tulisan tersebut, yaitu: ''Kemajuan bangsa terhambat jika gaduh terus''. Pikiran Pak Hendropriyono itu saya lanjutkan menjadi sebuah tulisan dengan judul: Betulkah Indonesia Sulit Maju?
Peran Sekolah Kreatif di Era Teknologi
Sabtu, 17 Maret 2018 15:21 WIB
DI era teknologi saat ini dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang unggul agar bisa bertahan menghadapi tantangan. Pendidikan juga harus dapat mengatasi krisis nilai yang saat ini tengah berlangsung. Nilai disini termasuk di dalamnya seperti kejujuran, keberanian, cinta damai, keandalan diri, potensi, disiplin, tahu batas, kemurnian dan kesesuaian, setia, hormat, cinta kasih, sayang, peka, ramah dan lainnya.
Manusia Indonesia Zaman Now
Senin, 12 Maret 2018 21:01 WIB
SAYA teringat judul karangan Pak Muchtar Lubis di harian Kompas, 2 Juli 2005, ketika Kompas memperingati 2 tahun meninggalnya Muchtar Lubis. Judul tulisannya; ''Manusia Indonesia''.
MEDAN- Perubahan zaman terus menggerus kehidupan kita. Kebutuhan pasar terus berevolusi. Prilaku konsumen juga terus bergeser. Satu pertanyaan penting bagi kita adalah : apakah sistem pendidikan yang berjalan selama ini mampu menjawab tantangan perubahan zaman now?
Benarkah Dakwah Gagal?
Minggu, 21 Januari 2018 21:09 WIB
AKHIR-AKHIR ini kejahatan dan kemungkaran semakin merajalela. Korupsi, narkoba, zina, pembunuhan, fitnah, kebencian, berita bohong, intoleran setiap hari mengisi berita di media sosial.
Antara Ikhlas dan Profesional
Rabu, 03 Januari 2018 11:26 WIB
BAGI umat Islam, kata ikhlas tentu sudah familiar, sering didengar, sering disebut, tapi kadang-kadang belum terwujud hakikat dari dari kata ikhlas tersebut. Hakikat dari pada ikhlas adalah: Ingin mendapatkan rida Allah.
Puisi
Menatap Aceh Setelah 13 Tahun Tsunami
Selasa, 26 Desember 2017 09:48 WIB
Oleh Irsadul Aklis Bahana rintihan berkumandang di seluruh penjuruTangis dan pilu menyelimuti relung hatiBatin tercekam mengenang sejarah muSeolah dunia bagaikan mimpi belaka
Opini
BELAKANGAN kita cukup dikagetkan dengan pernyataan kontroversial presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel, dikecam negara-negara dunia, khususnya negara Islam.
Antara Pajak Rokok dan Permenkes No. 53 Tahun 2017
Jum'at, 15 Desember 2017 22:58 WIB
PEMBANGUNAN kesehatan merupakan upaya yang dilakukan negara untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat yang sangat fundamental yaitu hak atas kesehatan. Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional sekaligus sebagai investasi pembangunan nasional.
TULISAN ini terinspirasi setelah membaca buku Ayat-ayat Motivasi yang salah satu babnya judul tulisan ini. Simpulan dari bab ini, ternyata ada beberapa golongan manusia yang ditolak kehadirannya di Padang Mahsyar sehingga mereka harus diusir oleh Allah.
Wartawan Itu tidak Penting
Jum'at, 10 November 2017 10:56 WIB
BILA Kalian Ingin Menjadi Pemimpin Besar, Menulislah Seperti Wartawan, Bicaralah Seperti Orator (HOS Tjokroaminoto)
Opini
USAHA atau perusahaan pers tidak boleh ada izin dalam mendirikannya, karena mendirikan usaha pers adalah hak seluruh rakyat Indonesa. Karenanya, tidak boleh ada satu lembaga pun yang diizinkan mengeluarkan izin dalam usaha pers. Jika ada izin dalam usaha pers, menurut penulis, maka izin itu seharusnya batal demi hukum.
Joni Kosasi
MEDAN- Bagi yang pernah merasakan vertigo, pasti bisa merasakan betapa deritanya fisik dan pikiran saat pusing itu datang. Bumi  serasa berputar seperti sedang diguncang gempa hebat. Penyakit ini sungguh membuat saya trauma. Selain vertigo, saya juga memiliki gangguan lambung yang menjadikan tubuh sering lesu dan gampang masuk angin.
Opini
DEWAN Pers merilis, paling tidak saat ini sudah berdiri 43 ribu perusahaan pers berbasis online di Indonesia. Artinya, jika dibagi 34 provinsi, dengan mengambil nilai rata-rata, ada 1.264 media online di setiap provinsi.
Negeri yang Minus Rasa Malu
Rabu, 25 Oktober 2017 07:24 WIB
SUDAH banyak tulisan yang mengangkat topik tentang rasa malu dan sepertinya tidak ada pengaruh dan manfaat tulisan tersebut. Dengan niat baik yang penuh harapan kita coba lagi menulis topik yang sama.
Opini
HARI demi hari, rakyat semakin sering ''bergunjing'' soal ekonomi yang sekarat. Pengangguran dimana-mana, pasar-pasar mulai sepi, pegawai mulai merasakan keterlambatan pembayaran gaji, dan segudang persoalan lainnya. Namun disaat itu pula, masih banyak pejabat dengan semena-mena berpikir atas dasar kesenangan sendiri. Sungguh naif negara kita jika ini terus terjadi.
Konsultasi Manajemen dan Bisnis
Salam kenal pak Sian Yet. Saya Yuli (27) seorang ibu rumah tangga yang kini memiliki dua anak yang masih kecil. Yang satu berusia 10 tahun dan yang satu lagi berusia 5 tahun. Suami saya bekerja sebagai supervisor di sebuah rumah makan dengan gaji 2 Juta  Rupiah perbulan.
Opini
Komunikasi Batik: dari Indonesia untuk Dunia
Selasa, 03 Oktober 2017 20:56 WIB
BANGSA Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar baik secara territorial maupun non territorial. Bonus demografi ini menjadi perajut persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa untuk melahirkan bangsa pemenang dan tentunya akan terukir di lembar sejarah sebagai bangsa yang memiliki kebudayaan dan peradaban yang tinggi. Kondisi Ini cukup beralasan menjadi modal oleh segenap masyarakat Indonesia sebagai pemilik saham seratus persen Indonesia untuk mewujudkan Indonesia sebagai Bangsa sejahtera sebagaimana digambarkan dalam Bukunya Plato seorang Filsafat Yunani (427-347 SM)  yang berjudul Critias dan Timaeus. Plato berbicara tentang konsep kehidupan yang paripurna, damai, sejahtera, aman dan sentosa bagi semua rakyatnya dan Pluto pun menamakan dengan masyarakat atlantis.
www www